NAWACITAPOST.COM - Sebagai wujud dedikasi dalam upaya penanganan masalah Infertilitas (Kegagalan untuk hamil, red), ASHA IVF INDONESIA bersama Klinik IHC Rumah sakit PHC Surabaya menggelar Doa Akbar Pejuang Dua Garis, Minggu (4/8/2024)
Mengambil tema 'Ikhtiar Menanti Hadirnya Buah Hati', gelaran yang juga sebagai bentuk dukungan kepada Para Pejuang dua Garis ini berlangsung di Ballroom As Shofa Masjid Al Akbar Surabaya.
Yang menarik, gelaran dukungan untuk pejuang bayi tabung ini menghadirkan pendakwah dan penulis Indonesia Habib Husein Ja'far Al hadar sebagai Pembicara sekaligus memimpin Doa Akbar lebih dari seribu Moms and Dads yang hadir.
Disapa usai acara, Habib Ja'far sapaan Husein Ja'far Al hadar menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya menghadirkan edukasi medis dari dokter-dokter ASHA IVF dengan teknologi canggih, tetapi juga mengajak peserta untuk berdoa bersama.
"Memiliki putra putri yang terbaik tentu menjadi salah satu cita-cita bagi keluarga di manapun yang berada. Selama ini kita pasti sudah melakukan berbagai usaha, namun usaha saja itu tidak cukup," ujar Habib Jaf'ar.
Habib Jaf'ar yang merupakan seorang pendakwah dan penulis ini menambahkan bahwa doa bersama ini memiliki makna yang khusus.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-123, Pegadaian Gelar Media Awards 2024
"Kenapa berdoa bersama ini menjadi spesial? Karena dengan berdoa bersama kita saling mengisi dengan segala kekurangan dan kelebihan kita agar bisa saling mengisi untuk menyempurnakan doa," ujarnya.
Ia mengutip sabda Nabi Muhammad, "Tangan Allah itu selalu meliputi orang-orang yang berkumpul dalam kebaikan dan hari ini kita berkumpul dalam kebaikan dengan niat dan tujuan yang tulus untuk mendapatkan putra-putri yang terbaik."
Habib Jaf'ar menambahkan harapan agar putra-putri yang diinginkan bukan hanya baik bagi orang tua, tetapi juga baik bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan.
Baca Juga: Per 1 Agustus 2024, Keaktifan JKN Jadi Syarat Wajib Terbitkan SKCK
Mengutip kisah para nabi, Habib Husein menjelaskan bahwa beberapa nabi seperti Nabi Yakub, Nabi Zakaria, dan Nabi Ibrahim mendapatkan anak pada usia yang sudah lanjut.
"Di antara hal yang didapati sebagai oleh para nabi dan para rasul, misalnya Nabi Yakub, Nabi Zakaria, Nabi Ibrahim, itu memiliki anak dalam jangka waktu yang lama. Di antara mereka itu rata-rata umurnya 80 tahun bahkan lebih, baru punya anak."
Diakhir ia menegaskan pentingnya bersabar dan tetap berdoa, seperti doa Nabi Zakaria yang berharap mendapatkan anak yang terbaik dari sisi Allah.
Artikel Terkait
Mengenang Kerusuhan Kudatuli, PDI Perjuangan Surabaya Teladani Kegigihan Para Tokoh
Eri Cahyadi - Armuji Bersiap Terima Rekom, PDIP Surabaya Siap All Out
Akhirnya, Rekomendasi PDIP turun ke Eri Cahyadi-Armuji untuk Pilkada Surabaya
Fraksi Demokrat-NasDem: Penetapan APBD Surabaya Harus Sesuai Aturan
Konflik Warga Manyar dengan Sekolah Petra, DPRD Surabaya Minta Utamakan Kepentingan Anak Sekolah
Komisi A DPRD Surabaya Dorong Jaminan Asuransi untuk Pengurus Masjid
Iuran RW Tompotika Tuai Kritik: DPRD Surabaya Pertimbangkan Langkah Hukum
Apel Akbar 5000 Satgas PDI Perjuangan di Surabaya, Siap Kawal Pilkada 2024