“Semoga seminar pengabdian masyarakat dari para dosen FK UWKS bersama Posyandu Remaja dan Posyandu Lansia dapat memberikan kontribusi positif untuk kesehatan, khususnya adik-adik remaja dan masyarakat secara keseluruhan,” katanya.
Pratika juga mengapresiasi respons positif para remaja RW 12 yang mulai terlibat aktif dalam kegiatan kesehatan.
Menurutnya, kehadiran Posyandu Remaja Sehati menjadi langkah penting untuk mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih terintegrasi berdasarkan tahapan usia.
Empat Dokter Kupas Leukemia, Anemia hingga Genetika
Seminar menghadirkan empat narasumber dari bidang kesehatan dengan materi yang saling melengkapi.
dr. Budiono Raharjo, M.Th., Sp.PK(K) mengupas mengenai leukemia, termasuk pentingnya mengenali penyakit kanker darah tersebut sejak dini.
Dalam paparannya, ia juga mengingatkan masyarakat mengenai pola hidup dan kebiasaan sehari-hari yang perlu diperhatikan, termasuk konsumsi makanan tertentu seperti mi instan serta kebiasaan menggunakan telepon seluler menjelang atau saat tidur.
Sementara Dr. dr. Febtarini Rahmawati, Sp.PK, FR membahas anemia, khususnya pentingnya pencegahan pada anak, remaja hingga ibu hamil.
Kemudian Dr. Maria Widianti Sugeng, MKes. mengangkat aspek nutrisi melalui materi “Pengelolaan Nutrisi untuk Anemia dan Leukemia”.
Sedangkan Dr. Pratika Yuhyi Hernanda, MSc, PhD memberikan pemahaman mengenai genetika kanker darah atau leukemia.
Rangkaian materi tersebut menegaskan bahwa pencegahan penyakit tidak hanya berkaitan dengan pengobatan ketika seseorang sudah sakit, tetapi juga menyangkut edukasi, pola hidup, nutrisi, deteksi dini dan pemahaman faktor risiko.
RW 12 Dorong Remaja Jadi Motor Kesehatan
Ketua RW 12 Wage, Joko Lelono, menyambut positif pembentukan Posyandu Remaja Sehati. Menurutnya, kehadiran posyandu tersebut melengkapi pelayanan kesehatan masyarakat yang sebelumnya telah berjalan melalui Posyandu Balita dan Posyandu Lansia.
“Posyandu di RW 12 terus meningkat. Ada balita, lansia, sekarang ada remaja,” ujarnya.
Joko berharap keberadaan Posyandu Remaja Sehati mendapat dukungan dari seluruh warga sehingga kegiatan para remaja tidak berhenti sebagai seremoni pengukuhan.
Ia juga mengapresiasi dukungan FK UWKS yang dinilai konsisten mendampingi masyarakat RW 12. “Terima kasih kepada FK UWKS, khususnya Ibu Dr. Pratika yang terus semangat dan memberikan support untuk kegiatan ini,” katanya.
Menurut Joko, generasi muda harus mulai diberi ruang untuk terlibat dalam menjaga kesehatan masyarakat.