Kamis, 4 Juni 2026

Gangguan Sinyal Indosat dan Tri Akibat Kebakaran Gedung Perangkat di Semarang, Kini Sudah Normal

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Senin, 1 Januari 2024 | 23:09 WIB
Ilustrasi Jaringan Indosat dan three (Nawi)
Ilustrasi Jaringan Indosat dan three (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Pengguna Indosat dan Tri di sebagian wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta dibuat kecewa akibat gangguan sinyal yang disebabkan oleh kebakaran gedung perangkat di Semarang, Jawa Tengah.

SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang, dikutip dari Kompas.com, Senin (1/1/2024) menyampaikan bahwa kendala jaringan tersebut terjadi sejak pukul 09.45 WIB.

Meskipun pengguna mengalami ketidaknyamanan, Steve memastikan bahwa saat ini jaringan Indosat dan Tri sudah kembali normal.

Baca Juga: Rencana Liburan! Cek Jadwal Cuti Bersama dan Libur Nasional 2024

"Gangguan ini disebabkan oleh kejadian kebakaran di gedung perangkat Semarang," ungkap Steve Saerang.

Pihak Indosat Ooredoo Hutchison mengucapkan permohonan maaf kepada pengguna atas dampak kendala tersebut.

Steve juga menambahkan bahwa timnya terus melakukan koordinasi intensif untuk mengidentifikasi penyebab insiden dan langkah pencegahan ke depannya.

Kendati demikian, Steve memberi jaminan bahwa pukul 11.50 WIB siang ini, layanan seluler Indosat di sebagian wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta sudah kembali normal.

Baca Juga: Horor Lovers, Berikut rekomendasi 5 Film Seram Indonesia di Januari 2024

Meskipun demikian, pengguna yang masih mengalami kendala diharapkan segera menghubungi pusat pelayanan pelanggan IM3 dan Tri.

Sebelumnya, pengguna Indosat dan Tri melaporkan gangguan sinyal di beberapa wilayah, terutama Yogyakarta, melalui media sosial.

Tagar Indosat menjadi trending topik nomor 1 di platform tersebut, dengan banyak warganet melaporkan hilangnya sinyal dan layanan.

Baca Juga: Tradisi Tahun Baru di Berbagai Negara yang Menyenangkan, Nomer 3 bisa senyum sendiri!

Beredar dugaan bahwa kebakaran di kantor Indosat di Banyumanik menjadi penyebab utama gangguan ini.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini