advertorial

Sapu Bersih Penghargaan Jawa Barat, DPPKB Kota Bekasi Raih Lima Prestasi Gemilang

Rabu, 23 September 2026 | 18:51 WIB

NAWACITAPOST.COM — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Barat.
 
DPPKB Kota Bekasi berhasil memborong lima penghargaan sekaligus dari tujuh kategori apresiasi Program Pengendalian Penduduk yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat.

Penganugerahan tersebut diserahkan dalam kegiatan Workshop Penggerakan Kampung Keluarga Berkualitas untuk Kapitalisasi Bonus Demografi melalui Skema PJPK Tahun 2026.
 
Baca Juga: Selesaikan Utang BI Rp218 Triliun, Menkeu Suahasil Nazara Tegaskan Pengejaran Obligor BLBI Berlanjut
 
Acara yang berlangsung pada 22–23 September 2026 di Kantor BAPPEDA Provinsi Jawa Barat ini dihadiri oleh Kepala Dinas DPPKB, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, serta Kepala Bapperida dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat.
 

Apresiasi bergengsi ini diberikan kepada pemerintah daerah yang mencatatkan pencapaian tertinggi dalam pelaksanaan program pengendalian penduduk sepanjang tahun 2026.
 
Kota Bekasi menorehkan dominasi dengan menyapu bersih lima kategori, yakni Capaian Kampung Keluarga Berkualitas Berkelanjutan 100 persen, Capaian Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) 100 persen, Capaian Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk (Si Perindu), Capaian ASN Peduli Kependudukan, serta Capaian Rumah Data Kependudukan (RDK) yang menembus angka di atas 90 persen.
 
Baca Juga: Viral Guru di Bogor Protes Pengecekan MBG: Beban Utama Mengajar Terancam Terbengkalai

Kepala DPPKB Kota Bekasi, Dr. Kusnanto, menegaskan bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras bersama dan komitmen sinergis seluruh pemangku kepentingan di Kota Bekasi.

“Alhamdulillah, Kota Bekasi mendapatkan lima penghargaan dari tujuh kategori yang diberikan oleh BKKBN Provinsi Jawa Barat. Ini merupakan sebuah apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam bidang pengendalian penduduk. Capaian ini tentunya tidak bisa diraih oleh DPPKB sendiri, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, para penyuluh, kader, satuan pendidikan, hingga masyarakat,” ujar Dr. Kusnanto.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan kependudukan berpatokan pada integrasi data secara terpadu demi menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan masa depan.

“Pengendalian penduduk bukan hanya berbicara mengenai jumlah penduduk, tetapi bagaimana kita mampu menyiapkan penduduk yang berkualitas, keluarga yang tangguh, serta generasi yang mampu menjadi kekuatan dalam menghadapi bonus demografi. Karena itu, keberadaan Kampung Keluarga Berkualitas, Rumah Data Kependudukan, Sekolah Siaga Kependudukan, serta berbagai inovasi pengendalian penduduk harus terus kita perkuat,” tambahnya.
 
Baca Juga: Data Tak Sesuai Bansos 2026 Bisakah Diubah? Kemensos Buka Fitur Sanggah Desil

Meski berhasil membawa pulang jajaran penghargaan bergengsi, Dr. Kusnanto menggarisbawahi bahwa raihan ini bukanlah titik akhir, melainkan lecutan semangat untuk terus berinovasi dan mengevaluasi kinerja pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi kita bahwa masih ada tanggung jawab yang harus terus dijalankan. Kami akan mempertahankan capaian yang sudah diraih dan terus melakukan inovasi agar program pengendalian penduduk semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Bekasi,” tegasnya.

Capaian ini mempertegas komitmen kuat Pemerintah Kota Bekasi dalam mengoptimalkan bonus demografi melalui penguatan Kampung Keluarga Berkualitas.
 
Strategi terpadu yang mencakup pengendalian penduduk, keluarga berencana, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul serta membawa masyarakat Kota Bekasi menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.

Tags

Terkini