advertorial

Sekretaris Daerah Jabar Dobrak Mentalitas Pelaku UMKM: Naik Kelas Dimulai dari Pikiran!

Rabu, 2 September 2026 | 19:24 WIB

NAWACITAPOST.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat menegaskan bahwa kunci utama bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berani mengekspansi bisnis hingga naik kelas bukanlah sekadar modal atau strategi, melainkan transformasi pola pikir.

Hal tersebut ditegaskan Sekda Jabar saat menghadiri kegiatan Pendampingan Pengurusan Sertifikasi Halal bagi 1.000 Pelaku UMKM Mikro dan Kecil serta Executive Seminar bertajuk “AKU KAMU KITA Bergerak Bersama Membangun Bisnis UMKM Indonesia” di Blessing Room Convention Center D'Botanica Hotel, Kota Bandung, Rabu (2/9/2026).

Di hadapan ribuan peserta, Sekda Jabar membakar semangat para pelaku usaha agar tidak menyisakan sedikit pun alasan untuk berhenti berkembang. Ia menekankan pentingnya membangun fondasi keyakinan yang kuat dari dalam diri sebelum melangkah lebih jauh di dunia bisnis.
 
Baca Juga: Sinyal Bahaya Regenerasi: Setia Budi Mendrofa Tegaskan Kepemimpinan Ideal Cukup Satu Periode

“Tidak ada alasan pokoknya semua yang hadir di sini UMKM-nya harus naik kelas, dan itu mulai dari pikiran. Mulai dari pikiran, sesederhana itu,” ujar Sekda.

Ia menyoroti benteng terbesar yang kerap membelenggu potensi pelaku UMKM, yakni rasa takut. Bayang-bayang kegagalan, produk tidak laku, kerugian, hingga penolakan sering kali sudah melumpuhkan keberanian bahkan sebelum usaha benar-benar dimulai.

“Persoalannya belum apa-apa kita semuanya sudah takut. Takut enggak laku, takut rugi, takut ditolak. Itu yang membuat Bapak Ibu sulit naik kelas, ya pikiran Bapak Ibu sendiri,” katanya.

Guna mendobrak hambatan mental tersebut, Sekda Jabar mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus memupuk pola pikir positif serta memancangkan visi bisnis yang tajam dan berjangka panjang.
 
Baca Juga: Update Kasus MBG Ponpes Manba'ul Hikam: Pengasuh Tepis Isu Korban Jiwa

Ia meresapi pentingnya keteguhan dan konsistensi dengan mengutip peribahasa Sunda “cikaracak ninggang batu, laun-laun jadi legok”, sebuah filosofi mendalam bahwa tetesan air yang terus-menerus menetes kelak sanggup melubangi batu yang keras sekalipun.

“Walaupun batu keras dan air itu hanya setetes, tapi terus-terusan, sudah akan jadi legok. Mun keyeng tangtu pareng, kata leluhur,” ucapnya.

Menghadapi dinamika bisnis yang penuh tantangan, Sekda Jabar berpesan agar para pengusaha tidak mudah putus asa. Mengutip pemikiran filsuf Socrates, ia menyuntikkan prinsip bahwa keunggulan sejati lahir dari konsistensi dan pantang menyerah.

“Tidak ada yang unggul, yang ada adalah pengulangan. Repetition, diulang-ulang terus,” katanya.
 
Baca Juga: Kades Wanita di Tambun dan Politisi Dalam Lift Terekam Kemesraan, Warga Bekasi Heboh

Selain faktor internal, Sekda Jabar menyoroti pentingnya ekosistem yang kondusif. Ia mengimbau para pelaku usaha untuk membangun lingkaran pergaulan yang saling menguatkan dan menebarkan energi positif, bukan saling menjatuhkan atau menanamkan keraguan.

Adapun agenda pendampingan sertifikasi halal massal bagi 1.000 pelaku UMKM ini diinisiasi oleh Forum Komunikasi Tionghoa Merah Putih (FOKTI) melalui kolaborasi strategis dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait demi melepaskan potensi UMKM Jawa Barat ke level yang lebih tinggi.

Tags

Terkini