Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Juni 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp103,81 triliun kepada lebih dari 2 juta pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.
Penyaluran KUR didominasi sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sektor pertanian menjadi penerima terbesar dengan 869.285 debitur atau 42,68 persen dari total penerima KUR. Sementara sektor perdagangan menyerap pembiayaan bagi 647.440 debitur atau 32,34 persen.
Dukung Program 3 Juta Rumah
Selain menjadi motor utama penyaluran KUR nasional, BRI juga memainkan peran strategis dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Hingga Juni 2026, penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi BRI telah mencapai Rp18,39 triliun kepada lebih dari 134 ribu debitur. Sekitar 97 persen dari total pembiayaan tersebut disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang telah menjangkau sekitar 131 ribu debitur.
Baca Juga: Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap Bareskrim: Diduga Terlibat Jaringan Gelap Barang Haram
Sepanjang tahun 2026 hingga Juni, realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 19.075 unit, atau sekitar 32,8 persen dari target sebanyak 60 ribu unit.
Di sisi penyediaan hunian, hingga 19 Juli 2026, realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) mencapai Rp10,7 triliun, setara sekitar 89 persen dari target penyaluran tahun 2026 sebesar Rp12 triliun.
Pembiayaan tersebut tidak hanya menjangkau pelaku usaha di sektor penyediaan hunian, tetapi juga masyarakat sebagai pembeli rumah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem perumahan nasional sekaligus menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Transformasi Berorientasi pada Dampak Jangka Panjang
Hery Gunardi menegaskan bahwa transformasi BRIvolution Reignite tidak semata-mata bertujuan memperkuat kinerja perusahaan, tetapi juga memastikan setiap pertumbuhan yang dicapai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Baca Juga: Inovasi Hijau Tangguh! Wali Kota Bekasi Sanjung Gerakan 1.000 Biopori Taman Persada
"Dengan dukungan seluruh Insan BRILiaN, kepercayaan masyarakat, serta sinergi bersama Danantara Indonesia, BRI optimistis dapat terus menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan," pungkas Hery.
Danantara: Transformasi Harus Diiringi Penguatan SDM
Pada kesempatan terpisah, Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan saat ini, tetapi juga membangun fondasi keberlanjutan jangka panjang sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Dony, peningkatan kinerja perusahaan harus dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Ia menilai kepemimpinan yang kuat menjadi faktor utama dalam memastikan perusahaan mampu terus bertumbuh dan menghadapi tantangan di masa mendatang.
"Yang membedakan sebetulnya seorang CEO dengan seorang manajer itu adalah komitmennya dia terhadap keberlanjutan daripada sebuah perusahaan," ujar Dony.
Artikel Terkait
Curhat Korban Pencabulan Oknum Guru dan Suaminya saat Bertemu Wali Kota Tanjungbalai: Masih Pengin Sekolah
Polisi Tak Temukan Unsur Kekerasan, Penyebab Wafatnya Jubir OIKN Troy Pantouw Masih Didalami
Guncangan di Bank Indonesia: Perry Warjiyo Resmi Lengser Setelah 7 Tahun Menjabat
Detik-Detik Mencekam: Tribun VIP Drift Speed Fest Purwokerto Ambruk
Amarah Membabi Buta di Matraman: Gerobak Penjual Nasi Uduk Rusak Dihantam Massa!