NAWACITAPOST.COM — Aksi nyata warga Perumahan Taman Persada Raya RW 01, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, berhasil memikat perhatian publik. Menggabungkan semangat kemerdekaan dengan aksi penyelamatan lingkungan, warga setempat resmi meluncurkan kick off pertandingan HUT ke-81 RI sekaligus program unggulan "Bekasi Keren Lingkungan Hidup".
Aksi kolosal ini mendapat pujian setinggi langit dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang hadir secara langsung untuk meresmikan gerakan spektakuler tersebut.
Benteng Pertahanan Air di Setiap Pelataran Rumah
Fokus utama dari gerakan ini adalah peluncuran 1.000 Lubang Biopori, di mana setiap rumah warga ditargetkan memiliki sedikitnya empat lubang resapan. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan strategi jitu untuk menyerap air hujan dan menabung cadangan air tanah secara masif.
Baca Juga: Sengatan Panas dan Bocor Berakhir: Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan' Promedia Bergeser ke Ciamis
Tak berhenti di situ, konsep biopori di kawasan ini juga dimodifikasi secara cerdas dengan memadukannya bersama sumur resapan sedalam 40 meter—sesuai arahan langsung Wali Kota—serta fasilitas pengolahan kompos organik.
"Saya mengapresiasi tinggi inisiatif masyarakat Perumahan Taman Persada Raya yang menggagas gerakan 1.000 lubang biopori ini. Ini adalah contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap lingkungan dimulai dari tingkat rumah tangga dan dilakukan secara gotong royong," tegas Tri Adhianto dalam sambutannya yang disambut riuh tepuk tangan warga.
Tri menekankan bahwa perpaduan biopori dan sumur resapan ini akan menjadi jurus ampuh lingkungan dalam menghadapi ancaman kekeringan saat musim kemarau tiba. Menurutnya, tiap rumah kini resmi menjadi penyokong daya tahan lingkungan mereka sendiri.
Ekonomi Sirkular yang Menggurita: Tonan Sampah Jadi Berkah
Selain konservasi air yang agresif, warga RW 01 Perumahan Taman Persada Raya telah membuktikan komitmen nyata dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Melalui Bank Sampah lokal, tercatat keberhasilan yang luar biasa:
Baca Juga: Permendikbud Nomor 75 Jadi Payung Hukum Utama Sumbangan Komite Sekolah di Padang
-
7,2 Ton Sampah Anorganik: Berhasil dikumpulkan hanya dalam enam kali penimbangan.
-
50 Kg Minyak Jelantah: Terkumpul dari 85 nasabah aktif yang sadar akan bahaya pencemaran limbah rumah tangga.
Langkah terpadu ini membuktikan bahwa pengelolaan sampah dan konservasi air dapat berjalan berdampingan untuk mencetak ekonomi sirkular yang kuat di tingkat tapak.
Pesta Olahraga dan Warisan Masa Depan
Di sela-sela agenda lingkungan, Wali Kota Bekasi juga meresmikan pembukaan turnamen olahraga warga serta meninjau sarana olahraga baru di kompleks tersebut. Ia berharap kolaborasi antara hidup sehat, lingkungan asri, dan semangat kebersamaan ini dapat menular ke wilayah lain di Kota Bekasi.
Baca Juga: Geger Kasus Pencabulan Siswa SD di Tanjungbalai, Suami Oknum Guru Ditetapkan Tersangka!
Artikel Selanjutnya
Beredar Video Dugaan Satpam Bundaran HI Dipaksa Sujud Usai Tegur Pengemudi Alphard
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Beredar Video Dugaan Satpam Bundaran HI Dipaksa Sujud Usai Tegur Pengemudi Alphard
Menyamar Turis Jadi Kuli: 10 WNA Tiongkok Ditindak Tegas Imigrasi Jakut
Sidak Jam 3 Pagi, Kepala BGN Dicurhati Kepala SPPG Kerumitan Penyaluran MBG
Sineas Muda Berjaya: Jovan Putra Jaya Telaumbanua Kuasai Panggung Juara Video JNE Content Competition 2026!
Dilema Biaya Sekolah: Kepala SMAN 7 Padang Buka Suara Soal Sumbangan Komite 'Setengah Wajib'