Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Pasca pelaksanaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang diselenggarakan pada tanggal 22 Februari lalu yang berlokasi di Balikpapan Kalimantan Timur telah menghasilkan kepemimpinan baru.
Dzul Fikar Ahmad Tawala yang terpilih menjadi nahkoda baru Pemuda Muhammadiyah, dengan segenap pengurus barunya kini menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Negara.
Rombongan pimpinan pusat pemuda Muhammadiyah yang baru terpilih, melakukan silaturahim kebangsaan dengan Presiden Joko Widodo yang ditemani oleh Kepala Polisi Republik Indonesia di Istana Negara, Senin (27/3/2023).
"Alhamdulillah hari ini silaturahmi kebangsaan bersama Bapak Presiden Republik Indonesia yang didampingi bapak Kapolri. Kita berterima kasih atas kehadiran Bapak Presiden kemarin di pembukaan muktamar. Tentu ini wujud kepedulian beliau terhadap pengembangan gerakan pemuda Indonesia," ujar Ketum Pemuda Muhammadiyah Dzul Fikar Ahmad Tawala kepada awak media, Senin (27/3/2023).
Silaturahmi tersebut, lanjut Ketum Pemuda Muhammadiyah, merupakan yang pertama kali setelah Muktamar ke-18 PP Pemuda Muhammadiyah di Balikpapan.
Dengan adanya agenda pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, dirinya berharap kedepan Pemuda Muhammadiyah mampu bersinergi dengan Pemerintah dalam hal kepemudaan terutama agenda Pemuda Negarawan agenda strategis pemuda Muhammadiyah kedepan.
"Kami berharap ke depan akan terwujud kemitraan konkret antara PP Pemuda Muhammadiyah dengan pemerintah, karena sebagaimana muktamar di Balikpapan, PP Pemuda Muhammadiyah memiliki empat agenda strategis selama empat tahun ke depan," tegasnya.
Adapun Empat agenda tersebut, jelas Dzul Fikar, yang pertama peneguhan pergerakan Islam berkemajuan, kedua gerakan kewirausahaan sosial, ketiga adalah gerakan keilmuan dan keempat adalah gerakan politik kebangsaan.
Pada kesempatan tersebut, Presiden sangat mengapresiasi gerakan Islam berkemajuan sebagai satu bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan kerja-kerja pemerintah khususnya di kalangan Pemuda Muhammadiyah.
"Tentu yang ingin kita itu membawa ajaran Islam yang rahmatan lil Alamin, Islam yang sejuk, Islam yang betul-betul mampu mengayomi seluruh anak bangsa di Indonesia," ungkap Presiden RI Joko Widodo.
"Selain itu Presiden juga menitikberatkan terhadap gerakan ekonomi dan meminta PP Pemuda Muhammadiyah betul-betul memfokuskan gerakannya kepada pertumbuhan ekonomi, serta kesadaran untuk memulai kemandirian ekonomi." (Defri Ardiansyah)