Penandatanganan kerjasama ini guna untuk melibatkan masyarakat dalam ikut mengawasi anak didik yang berkeluyuran di jam proses belajar mengajar sedang berlangsung dan terlebih kepada siswa/I dari sekolah lain yang datang di lingkungan SMK. N. 2 TOMA yang menggunakan atribut sekolah.
BACA JUGA : Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah
Menjawab pertanyaan awak media Kepala Sekolah menyampaikan dengan ditemukannya beberapa anak didik dari sekolah lain sedang berkeluyuran diluar lingkungan sekolah SMK N.2 Toma dan disaat jam proses belajar berlangsung, hal ini membuat nama baik sekolahnya menjadi buruk dimata masyarakat, Tutur kepala sekolah SMK N. 2 TOMA. PERHATIAN GAHO, S. Pd, M. Pd.
-
Perhatian Gaho meminta kepada Kepala Desa Bawoganawo atau masyarakat setempat untuk ikut mengawasi anak sekolah didik SMK Toma maupun dari sekolah lain yang berkeluyuran diluar jam proses belajar berlangsung guna mengatisipasi hal yang tidak diinginkan. Ucapnya
BACA JUGA : Tinjau Langsung Pelaksanaan Kegiatan Vaksin Massal di Nisel Kapolda Sumut Bersama Pangdam I Bukit Barisan Melihat Temuan
Hal yang sama saat di konfirmasi awak media mengenai keluyuran anak didik berseragam sekolah dijam proses belajar berlangsung oleh Kepala Desa Bawoganowo "Kesetian Safurugara" membenarkan bahwa banyak anak sekolah yang sedang keluyuran diluar dengan menggunakan atribut sekolah sambil berselfi disalah satu lokasi kebun cengkeh yg tidak jauh dari lokasi SMK. N. 2 TOMA sehingga sempat beranggapan mungkin itu siswa SMK. N 2 TOMA, Katanya.
Dengan adanya kerja sama ini, kami sangat berharap kerjasama seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta mengambil bagian terutama orang tua siswa/I, Tutur Kades Bawoganowo.
Berita Laiinya "NAWACITA TV"
https://www.youtube.com/watch?v=6CDBm6HUCc8