Surabaya NAWACITAPOST - Masih dalam suasana ulang tahun emas PDI Perjuangan, pembina komunitas Sedulur Bang Ris, Riswanto memberangkatkan 500-an Kader dan Simpatisan PDIP Komunitas Sedulur Bang Ris kecamatan Bulak, ziarah ke makam Bung Karno, Minggu pagi (12/2/2022).
Wajah-wajah bersemangat terlihat saat pemberangkatan 9 bus yang langsung di lakukan oleh wakil ketua DPD PDIP Jatim, Whisnu Sakti Buana.
Dalam kesempatan itu, Whisnu Sakti Buana mengatakan, agenda ini adalah rutin dilakukan pengurus PAC Bulak pasca konsolidasi Partai. "Biasanya diadakan 5 tahun sekali," ucap Whisnu.
Kenapa ziarah ke makam Bung Karno, menurut Whisnu agar para kader dan simpatisan dapat mengingat kembali sejareah perjuangan Bung Karno untuk Indonesia Merdeka.
"Bung Karno dibuang kemana-mana oleh Belanda waktu itu, diasingkan di Ende yang akhirnya menemukan Pancasila. Kemudian diasingkan ke Bengkulu dan menemukan belahan hatinya ibu Fatmawati," ungkap Whisnu di depan ratusan Kader dan Simpatisan PDI Perjuangan.
"Ini merupakan rangkaian sebuah perjuangan yang luar biasa, hampir sama dengan yang dialami bang Ris (Riswanto, red). Dibuang di Dapil 4, masih tetap jadi," ujar putra tokoh PDIP pak Tjip ini.
Dari semangat ini, lanjut Whisnu, yang harus dibangun bersama-sama. "Insya Allah 2024 (Riswanto, red) balek lagi ke dapil 3," janji Whisnu disambut tepuk tangan meriah.
Whisnu yang pernah menjabat Wakil Wali Kota Surabaya 2 periode ini berpesan agar para kader dan simpatisan tetap semangat dan menjaga kekompakan, karena di Pemilu 2024 nanti adalah pertaruhan besar bagi PDI Perjuangan.
"Kita tidak hanya harus menang, tapi menang dengan spektakuler khususnya di kota Surabaya," katanya.
"Sesuai amanat kongres, kita harus menang Hattrick, baik Pileg maupun Pilpres. Maka satu-satunya kunci dan modal kita adalah kekompakan," tegas Whisnu sakti buana.
Mengutip kata Megawati Sukarnoputri, Whisnu menekankan kata pengurus berarti harus ada yang diurus. "Jangan setelah dilantik jadi pengurus terus tidur, tapi kewajiban njenengan adala ngurusi rakyat di sekitar panjenengan," paparnya.
"Siap ya! Rebut hati rakyat karena Pemilu itu adalah rebutan hati. Sebagai kader, tugas panjenengan adalah menjadi mata telinga partai untuk mendengar seluruh jeritan rakyat," tutur Whisnu.
"Njenengan harus berada di tengah-tengah rakyat, menangis dan tertawa bersama rakyat, itu pesan ibu Megawati Sukarnoputri kepada kita semua. Siap ya!" serunya.
-
Sementara itu, pembina Komunitas Sedulur Bang Ris, Riswanto mengaku, Ziarah makam Bung Karno ini adalah untuk yang ketiga kalinya di kepengurusan PAC Bulak.
"Yang pertama tahun 2010, kemudian 2015, dan mohon maaf baru sekarang bisa terselenggara karena terhalang Pandemi Covid," kata Riswanto yang juga sebagai anggota Komisi B DPRD Surabaya ini.
"Intinya, semangat kita harus tetap terjaga, apalagi menuju Hattrick 2024 nanti," seloroh Riswanto.
Kenapa keberangkatan selalu bersama keluarga, menurut Riswanto supaya saling mengenal satu sama lain, saling memberikan dukungan dan kompak.
"Keluarga dari pengurus harus tahu tugas dan tanggung jawab para pengurus partai itu seperti apa," kata Riswanto.
" Kami berharap bapak ibu sekalian memberikan dukungan kepada keluarganya yang menjadi pengurus, karena mohon maaf apabila kedepan kesibukan akan semakin tinggi, karena target kita mengejar kemenangan Hattrick PDI Perjuangan," tandasnya. (BNW)