Pengentasan kemiskinan dan peningkatan taraf ekonomi juga menyangkut kebutuhan akan lapangan pekerjaan.
"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Surabaya yang masih berada pada angka 9,68 persen, membutuhkan perhatian dan dukungan anggaran yang besar. Karena itu perlu berbagai langkah inovasi, seperti pemanfaatan anggaran dana kelurahan untuk paket pemberdayaan ekonomi warga, " Papar Fatkur dalam pandangan umum F-PKS yang diketuai Cahyo Siswo Utomo.
Selain hal-hal diatas, Fraksi PKS juga memandang Pemkot Surabaya memperhatikan fasilitas bagi para pesepeda dan pejalan kaki, pemeliharaan taman-taman bermain dan sarana olahraga, serta penambahan destinasi wisata dan penambahan transportasi Massal yang murah, cepat, aman, dan nyaman di Surabaya sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup warga kota.
Permintaan pemasangan PJU yang mencapai 15 ribu titik, termasuk permintaan dari warga di perkampungan yang mengajukan sejak tahun 2019 dan sempat terhenti pelaksanaannya karena pandemi.
Termasuk juga memacu pembangunan infrastruktur yang merupakan daya dukung bagi terciptanya lingkungan kota yang aman dan nyaman.
"Karena itu, anggaran penanggulangan banjir misalnya, bisa digunakan secara optimal guna mengatasi berbagai titik banjir. Termasuk banjir rob yang kerap kali melanda kawasan Surabaya Utara dan Surabaya Timur, " Tandas Fatkur sebagai juru bicara pemandangan umum F-PKS DPRD Surabaya. (BNW)