Jumat, 5 Juni 2026

Dinilai Dekat Dengan Masyarakat, Faktor Utama Naiknya Elektabilitas Eman Suherman

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Jumat, 11 Oktober 2024 | 17:31 WIB
Lembaga Survei Polracking dalam simulasi 2 nama calon Bupati Majalengka Eman Suherman memperoleh angka elektabilitas (51.5%), sedangkan Karna Sobahi(29.8%). Dampak dekat dengan rakyat
Lembaga Survei Polracking dalam simulasi 2 nama calon Bupati Majalengka Eman Suherman memperoleh angka elektabilitas (51.5%), sedangkan Karna Sobahi(29.8%). Dampak dekat dengan rakyat

Majalengka , NAWACITAPOST.COM – Perhatian terhadap rakyat menjadi alasan elektabilitas Calon Bupati (Cabup) Majalengka Eman Suherman terus naik. Diketahui elektabilitas mantan Sekda Majalengka tersebut berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei yang dirilis pada September 2024 naik signifikan.

Lembaga Survei Polracking dalam simulasi 2 nama calon Bupati Majalengka Eman Suherman memperoleh angka elektabilitas (51.5%), sedangkan Karna Sobahi(29.8%).

Kemudian dalam simulasi surat suara pasangan calon Bupati- Wakil Bupati Majalengka, Eman Suherman–Dena M. Ramdhan memperoleh angka elektabilitas (56.9%), sedangkan pasangan Karna Sobahi–Koko atau Suyoko (32.3%)

Hasil yang tak jauh berbeda pada survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia. Pada simulasi 2 pasangan calon, Pasangan Eman Suherman-Dena M. Ramadhan paling banyak dipilih, yakni 54.8%. Kemudian Pasangan Karna Sobahi dan Koko Suyoko 33.7%, sedangkan sisanya massa mengambang sekitar 11.5%.

Dalam keterangannya, peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro mengatakan, dari data hasil survei yang dilakukan pada 8-13 September 2024, status calon petahana Karna Sobahi dalam situasi waspada. Survei juga menemukan bahwa harapan rakyat Majalengka yang tidak ingin kembali dipimpin Karna Sobahi cukup tinggi.

Menurut Bawono Kumoro survei menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei
ini jumlah sampel sebanyak 400 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 400 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error-MoE) sekitar ±5% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun sampel tersebut berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Majalengka yang terdistribusi secara proporsional.

"Kecenderungan masyarakat lebih Eman Suherman dalam survei karena alasan Eman Suherman dipilih terutama karena dinilai perhatian pada rakyat yang mencapai 26,persen, sedangkan Karna Sobahi memperoleh 11,6 persen. Alasan lainnya masyarakat memilih Eman Suherman karena dinilai jujur/bersih dari praktek KKN," ujarnya.

Eman Suherman juga dinilai tegas dan berwibawa. Dalam dua alasan memilih tersebut angka yang diperoleh Eman Suherman lebih tinggi dari Karna Sobahi.

"Sedangkan alasan masyarakat memilih Karna Sobahi paling banyak karena dinilai berpengalaman di pemerintahan mencapai 32.1, ini dapat dipahami karena Karna Sobahi adalah calon petahana,” tandasnya.(Defri Ardiansyah)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB