NAWACITAPOST.COM - Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Batu 2024, Firhando Gumelar dan H. Rudi (GURU), memperkenalkan 17 langkah strategis dengan visi "SEJUK" (Sejahtera, Ekologis, Jujur, Ulet, dan Kreatif) yang diyakini akan membawa perubahan positif bagi Kota Batu.
GURU memilih pendekatan yang tenang dan santun untuk Pilkada Kota Batu 2024, berfokus pada membangun kedekatan dengan masyarakat tanpa memicu ketegangan. Pasangan ini berjanji akan tetap fokus pada visi dan misi mereka, bahkan saat menghadapi serangan dari lawan politik.
"Saya ingin menjadi teladan bagi generasi muda bahwa politik bisa dilakukan dengan cara yang baik dan tidak memicu konflik," ujar Firhando, yang akrab disapa Mas Gum, Kamis (05/09/2024).
Baca Juga: Didukung Empat Partai, Perjalanan Firhando Gumelar dan Rudi Menuju Pilkada Kota Batu 2024
Mas Gum menegaskan bahwa pendekatan tanpa konflik ini adalah prinsip utama dalam visinya untuk memimpin Kota Batu dengan stabilitas politik yang terjaga. "Sebagai calon wali kota Batu periode 2024-2029, saya berfokus pada konsep SEJUK," tambahnya.
Ia mengharapkan Kota Batu menjadi tempat yang sejahtera, dengan pembangunan yang harmonis dengan kelestarian lingkungan. Kejujuran, ketekunan, dan kreativitas akan menjadi fondasi dari setiap keputusan yang diambil oleh pemerintahannya.
"Dengan visi SEJUK yang inovatif dan bijaksana dalam menghadapi perbedaan, kami siap membawa Kota Batu ke arah yang lebih baik dalam lima tahun mendatang," katanya. "Saya ingin menjabat sebagai wali kota tanpa noda, memberikan yang terbaik bagi warga, dan menjadikan Kota Batu aman serta nyaman untuk semua."
Baca Juga: PPP dan PKS Surabaya Teguhkan Silaturami: Berjuang untuk Kemajuan Kota
Berikut adalah 17 langkah yang diusung oleh pasangan GURU untuk Pilkada Kota Batu 2024:
-
Pemberdayaan dan optimalisasi sektor pertanian, termasuk petani, pupuk, dan lahan pertanian.
-
Pembentukan Batu Agribisnis Centre.
-
Program "Layanan Sakit Dijemput Pulang Sembuh".
-
Inisiatif "Keluarga 1 Sarjana".
-
Insentif bagi guru honorer.
Artikel Terkait
Machmud-Imam: Koalisi Tidak Akan Membungkam Suara Kritis di DPRD Surabaya
DPRD Surabaya Periode 2024-2029 Mulai Bahas Alat Kelengkapan Dewan
Denny Caknan Guncang Espetanica, Cak Ji Joget Bersama Puluhan Ribu Penonton
Berniat Pindah ke Komisi D, Imam Syafi'i Harap Wali Kota Surabaya Pilih Kadis Mitra Terbaik
Fraksi Gabungan Empat Partai di DPRD Surabaya: Tantangan Kompromi Politik di Tengah Perbedaan
DPC PKB kembali tunjuk Laila Mufidah sebagai Pimpinan DPRD Surabaya