Jakarta, NAWACITAPOST- FPI baru yang memiliki kepanjangan Front Persaudaraan Islam (FPI) diprediksi masih memiliki daya tarik di masyarakat guna mendulang suara pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mengatakan, pembentukan FPI baru seolah menunjukkan bahwa FPI lama memang masih eksis. Namun demikian, kata dia kekuataan FPI saat ini sudah sangat jauh berkurang dibanding saat Pilpres 2019
Meskipun mulai melemah, bukan berarti FPI tidak memiliki pamor.
Baca Juga : https://nawacitapost.com/nasional/2021/08/19/muncul-fpi-versi-baruferdinand-mereka-yang-berpotensi-melawan-ideologi-pancasila-dan-uud-1945-harus-dibubarkan
Bahkan , dia memprediksi, FPI berpotensi ditunggangi partai politik jelang Pilpres 20214 mendatang.
Baca Juga : https://nawacitapost.com/nasional/2021/08/19/fpi-hadir-versi-baru-pengamat-mereka-akan-busuk-di-liang-lahat-seperti-pki
Fernando menyebut PKS berpotensi besar memanfaatkan kekuatan FPI yang memiliki massa demi mendulang suara.
“Hanya PKS yang berpotensi memanfaatkan kekuatan FPI,” kata Fernando dikutip Nawacitapost.com dari Hops, Jumat (20/8/2021).
Namun, Fernando mengungkapkan bahwa FPI belum tentu mendukung calon presiden yang dijagokan oleh PKS, meksipun FPI sendiri ingin membangun hubungan dengan elit politik tertentu.
Sebelumnya, Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin ikut buka suara mengenai logo FPI baru dengan nama Front Persaudaraan Islam (FPI) yang disampaikannya beberapa waktu lalu.
Menurut dia, logo baru ini karena menggantikan logo FPI yang dibubarkan pemerintah pada akhir tahun lalu.
“Jadi FPI memang lahir 17 Agustus 1998 disaat reformasi . Disaat semangat reformasi , FPI berdiri,” ujar Novel dikutip Nawacitapost.com dari JPNN.
Silahkan Nonton Berita Terbaru di NAWACITA TV
https://www.youtube.com/watch?v=1YZsq27B7QY
Editor: Agus Irawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 11:32 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:41 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 23:44 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:07 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:48 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:07 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:44 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:45 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 | 20:30 WIB
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:36 WIB
Minggu, 3 Mei 2026 | 17:55 WIB
Selasa, 21 April 2026 | 21:19 WIB
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 23:29 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:23 WIB