Saiful Huda Ems menyatakan ini semua bukan berarti saya mau menarik Politik Identitas dalam hajatan Pilpres 2024 ini, melainkan saya hanya sekedar ingin memberikan analisa politik saya an sich sebagai pemerhati politik yang berkecimpung lama di dalam pergaulan komunitas kaum Nasionalis dan Islam.
Itu baru tinjauan dari sisi ibadah, belum lagi dari sisi sejarah, dalam hal ini track record dari Pasangan Capres/Cawapres. Kalau mempertimbangkan dari sisi track recordnya, malah akan jumplang jauh antara Pasangan Capres/Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD dibanding Prabowo-Gibran.
Ganjar Pranowo jelas memiliki track record yang bagus, mulai dari menjadi Anggota DPR RI hingga jadi Gubernur Jateng yang terkenal tegas melawan kaum intoleran dan berprestasi dalam memajukan dunia pendidikan serta pertanian di Provinsi Jawa Tengah.
Apalagi Mahfud MD, sangat dikenal tegas dalam penegakan hukum, serta rajin mengungkap berbagai skandal-skandal korupsi besar di pemerintahan. Mahfud MD juga dikenal sebagai intelektual NU yang tak hanya fasih berbicara soal hukum, melainkan juga fasih berbicara soal agama dan negara.
Sedangkan track record Prabowo sangat kontroversial, itupun bahasa yang sengaja sudah saya haluskan. Selain pernah dipecat oleh Dewan Kehormatan Perwira (DKP) karena kasus penculikan Aktivis, Prabowo juga banyak dianggap oleh banyak kalangan telah gagal dalam melaksanakan proyek food estate.
Kemudian Gibran Rakabuming banyak dianggap masyarakat masih terlalu muda, tidak banyak pengalaman dan tidak siap adu argumen di berbagai kesempatan dialog publik. Bahkan bapaknya sendiri (Presiden Jokowi) juga mengatakan Gibran masih anak kemarin sore dan jadi Walikota baru dua tahun lebih, maka mendukung Gibran sebagai Cawapres itu sesuatu yang tidak masuk di akal.
Ini semua akan menjadi bahan pertimbangan para calon pemilih, mengapa kemudian jika Pilpres nantinya terjadi Dua Putaran, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD lolos di Putaran Pertama, kemudian berhadap-hadapan dengan Prabowo-Gibran, maka suara pendukung Anies-Muhaimin akan diberikan ke pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Kalau kita mau jujur memperhatikan peta politik ini yang sesungguhnya, maka PILPRES satu putaran dan pemenangnya adalah Prabowo-Gibran, percayalah itu hanyalah bualan Lembaga Survei dan Konsultan Politik yang sudah tanda tangan kontrak bersama amplop bayarannya yang besa. (Saiful Huda Ems)