Ketum AMI menambahkan, selain itu AMI juga berkomitmen dan akan terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas, hingga kasus tersebut di buka seterang-terangnya kepada seluruh masyarakat.
"Apalagi sudah ada penyampaian atau pengakuan dari internal PKB yang membenarkan adanya oknum caleg PKB yang menggunakan ijazah SMP," imbuh pria kelahiran pulau garam itu.
Baca Juga: Caleg Incumbent Diduga Lakukan Serangan Fajar, Ketum AMI Baihaki Akbar: Memalukan
Baihaki Akbar menegaskan, maka dari itu kami meminta kepada pihak Bawaslu Kota Surabaya untuk bekerja secara profesional dan independen dalam menangani kasus tersebut.
"Tak hanya itu, AMI dalam waktu dekat ini akan kembali menggelar aksi demo besar-besaran di Kantor KPU, Bawaslu dan Kantor PKB, untuk meminta para pihak melakukan klarifikasi dan menjelaskan kepada seluruh masyarakat terkait dugaan oknum caleg DPRD Kota Surabaya yang menggunakan ijazah SMP," pungkasnya.
Artikel Terkait
Caleg Incumbent Diduga Lakukan Serangan Fajar, Ketum AMI Baihaki Akbar: Memalukan
Karena Kecewa, AMI Minta Petugas Bawaslu Surabaya Bersumpah Dibawah Al-Qur'an
Empat Laporan Hilang Bak Ditelan Bumi, AMI Akan Laporkan Bawaslu Kota Surabaya ke DKPP
Diduga Tidak Profesional, AMI Akan Kembali Geruduk Kantor KPU, Bawaslu dan DPC PKB Surabaya
Laporan Terkait Oknum Caleg Gunakan Ijazah SMP Terus Bergulir, DPP AMI Terima Undangan dari Bawaslu Kota Surabaya
Internal PKB Akui Laporan AMI terkait Dugaan Oknum Caleg Menggunakan Ijazah SMP