Minggu, 19 Juli 2026

Sampai Kapan Kartini Indonesia Mengejar Emansipasi!!

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Sabtu, 20 April 2024 | 13:37 WIB
HM Basori, M.Si (foto istimewa)
HM Basori, M.Si (foto istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Diam diam para perempuan melakukan sebuah gerakan yang terstruktur, sistematis dan massif untuk mengokohkan perempuan yang dikenal dengan Emansipasi Wanita. Mungkin banyak laki-laki yang tidak tahu bahwa agenda mereka ingin membawa perempuan sejajar dengan laki laki dalam semua lini kehidupan. Apakah mereka salah ?? Jawabnya tidak !! Karena gerakan tersebut sebuah keinginan.

Allah memberi kemulia perempuan tiada banding dan tiada tanding. Bayangkan saja Surga saja dibawah telapak kaki ibu, perempuan adalah tiang negara, perempuan Indonesia dilindungi dengan UU Penghapusan Kekerasan Seksual. Semua kekhususan tersebut bukan tanpa tujuan. Semua hal tersebut sudah menempatkan perempuan pada posisi yang mulia dan istimewa. Selanjutnya mengapa mesti harus dan terus berusaha memperjuangkan Emansipasi ??

Baca Juga: Mengokohkan Diri Sebagai Seorang Hamba Allah

Ketika perempuan sudah ada yang menjadi Presiden, anggota DPR-RI / DPRD, Menteri, Bupati, Kepala Desa, perangkat desa bahkan Kader PKK, itu artinnya perempuan sudah cukup mendapatkan ruang yang sangat luas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Maka emansipasi wanita di zaman sekarang sebenarnya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, karena kalau diam diam perempuan menguatkan dirinya ingin sama persis dengan laki laki di semua lini kehidupan, itu yang justru menjadi tidak nyaman.

Baca Juga: Manusia ada Dalam Siklus Waktu, Maka Syukurilah.... !!

Ada adat istiadat masyarakat yang pada kenyataannya baik dan nyaman juga bagi perempuan, tanpa mengurangi signifikansi perjuangan dan ekspresi keperempuanannya.

Perempuan di era kebebasan berekspresi perlu mengokohkan kembali sebagai seorang ibu yang melahirkan anak anak cerdas, Pintar dan soleh/solehah. Perempuan adalah madrasah pertama terwujudnya anak yang memiliki jiwa relegius dan berakhlak mulia. Perempuan adalah pencetak generasi bangsa yang memiliki dedikasi dan integritas sehingga ketika mereka dewasa menjadi seorang pemimpin / pimpinan yang amanah dan bertintegritas.

Baca Juga: Rahasia Kasih Sayang Seorang Ibu

Perempuan masa depan harus mampu mengikuti perkembangan tehnologi berbasis AI atau rekayasa tehnologi lain yang serba SMART. Perkembangan tehnologi, politik, ekonomi dan sosial yang bersifat global memaksa perempuan untuk familier dalam berteknologi yang serba canggih. Namun Semua kehebatan, kecerdasan dan keberanian perempuan tersebut jangan sampai meninggalkan sifat feminin yang dicari oleh laki laki.

Laki laki merindukan kelembutan, kasih sayang, perhatian, pengertian dan bagaimana hidupnya indah, semua ada perempuan yang feminin. Laki laki hebat selalu butuh perempuan yang mengerti dan baik hati.

Baca Juga: Jangan Pernah Lupa Allah Dalam Posisi Apapun

Maka laki laki baik dan perempuan baiklah yang akan menjadikan perempuan berada pada kemulian hidup di dunia dan akherat. Satu hal yang harus di ingat “Jika suatu negara kaum perempuannya baik, maka baiklah negara dan sebaliknya jika kaum perempuan rusak maka hancurnya negaranya”.

Selamat Hari Kartini, Semoga Kartini selalu memberi motivasi dan inspirasi untuk kemajuan perempuan Indonesia yang Hebat Hebat !!!

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Sumber: HM Basori M.Si Direktur Sekolah Perubahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengambil Hikmah Perjuangan Kader NU Ketika Di PPP

Selasa, 27 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Makna Strategis Elektabilitas Dalam Pilkada Tahun 2024

Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:47 WIB

Pentingnya Memahami Rekam Jejak Kandidat Bupati

Minggu, 11 Agustus 2024 | 20:27 WIB

Jangan Jadikan Uang Jadi Tuhanmu

Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:43 WIB

Mewaspadai Oportunis Politik dalam Pilkada 2024

Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:22 WIB