NAWACITAPOST.COM - Dia bernama pak Ismail (nama samaran) pekerjaan tukang cukur, hidup dalam kesederhanaan dan ketulusan. Memiliki anak yang cerdas, kuliah dil perguruan tinggi top, sopan bahkan sukses. Menghidupi keluarga dari hasil yang sangat jelas halalnya untuk makan, biaya sekolah dan kuliah dan aneka kebutuhan lainnya. Anaknya nurut sama orang tua bahkan sampai menduduki sebuah jabatan yang bergengsi.
Cerita di atas merupakan sebuah realita hidup yang jarang di jalani oleh banyak orang. Bahwa yang namanya sumber uang atau Rizqi yang halal memiliki kedahsyatan dan rahasia bagi orang yang menjalaninya. Karena dengan Rizqi yang halal dan baik sangat dicintai oleh Allah SWT.
Baca Juga: Mengokohkan Diri Sebagai Seorang Hamba Allah
Begitu juga sebaliknya, dalam kehidupan nyata kekayaan dan uang ada yang memuja sedemikian rupa sehingga mereka menganggap uang adalah segala galanya. Namun tahunan anda dalam Rizqi / uang yang banyak memberikan implikasi dalam hidup.
Berikut ini dampak negatif Rizqi / uang yang banyak namun cara mendapatkannya tidak benar antara lain :
- Mungkin orang kelihatan kaya uang banyak, namun sakit sakitan. Allah menguji kekayaan yang dimiliki dengan sakit bergantian dalam kekuarga.
- Orang kelihatan kaya dan berlebih, namun anaknya nakal dan tidak taat pada orang tuanya
- Orang yang kelihatan kaya dan uangnya banyak ternyata kehidupan rumah tangganya bentrok tiada akhir atau tidak harmonis
- Orang yang kelihatan kaya dan uangnya banyak. Ketika meninggal dunia, harta benda yang ditinggal dibuat rebutan anak anaknya
- Orang yang kaya namun bakhil, Allah menjadikan uangnya tidak barokah baik di dunia maupun diakherat
Baca Juga: Manusia ada Dalam Siklus Waktu, Maka Syukurilah.... !!
Potret di atas merupakan sebuah realita kehidupan manusia modern yang ternyata keluar dari nilai moral dan agama. Hidup bukan hanya urusan menumpuk harta, kekayaan dan membeli kemewahan. Namun bagaimana kita berusaha mencari uang yang benar, baik dan halal.
Rizqi yang halal membentuk pribadi anak yangsoleh, Allah memberikan derajat yang Mulia, keluarga yang bahagia dan Jauh dari semua cobaan Allah swt baik di dunia maupun diakherat.
Baca Juga: Jangan Pernah Lupa Allah Dalam Posisi Apapun
Maka jangan pernah merasa minder menjalani kehidupan nyata dengan penuh kerja keras dan dalam kesederhanaan, karena semua yang kita miliki akan di mintai Pertanggungjawab kelak diakherat. Pekerjaan kotor namun Rizqi halal lebih baik dari pada pekerjaan bersih namun hasilnya kotor.
Nganjuk, Selasa 2 April 2024
Oleh HM Basori M.Si
Sekolah Perubahan
Artikel Terkait
Mau Ungkapkan Rasa Pada Kawan dan Teman, Yuk Baca Puisi Dienza Agoestha Edisi 9 Februari
Tiga Puisi Karya Dienza Agoestha Untuk Kawan yang Menyentuh dan Penuh Makna
Mengokohkan Diri Sebagai Seorang Hamba Allah
Manusia ada Dalam Siklus Waktu, Maka Syukurilah.... !!
Jangan Pernah Lupa Allah Dalam Posisi Apapun