NAWACITAPOST.COM – Masalah banjir menahun yang merendam kawasan Taman Kayuringin Jaya, Kota Bekasi, memicu keresahan mendalam bagi warga setempat. Ratusan kepala keluarga kini menyuarakan desakan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata, mengingat kerugian materiil yang terus membengkak setiap kali hujan mengguyur.
Warga menilai, penanganan banjir di wilayah ini seolah jalan di tempat. Padahal, solusi teknis yang ditawarkan warga tergolong sederhana jika ada kemauan politik dari para pemangku kepentingan (stakeholders).
Solusi Drainase di Jalan Letnan Arsyad
Berdasarkan pengamatan warga, kunci penuntasan banjir terletak pada pembangunan sistem drainase yang terintegrasi. Warga mengusulkan pembuatan saluran air di sisi kiri dan kanan Jalan Letnan Arsyad yang mengarah langsung ke Kali Jati.
Baca Juga: DPD HIMNI Sumbar Gelar Musda, Sukadamai Zebua Terpilih Sebagai Ketua Periode 2026-2030
"Masalah ini sebenarnya tidak rumit asal mau menganggarkan di APBD Kota Bekasi. Konsep pengerjaannya sangat dimungkinkan untuk dilakukan dengan cepat," ungkap salah satu warga dalam keterangannya.
Jika proyek drainase ini terealisasi, sejumlah titik rawan di RW 24 (RT 01, 02, 03, dan 05) diprediksi akan bebas dari genangan air yang selama ini kerap melumpuhkan aktivitas di gerbang komplek perumahan.
Menagih Komitmen DPRD dan Dinas Terkait
Upaya warga dalam mencari keadilan bukan tanpa langkah formal. Keluhan telah disampaikan secara berjenjang mulai dari:
- Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi
- Ketua DPRD Kota Bekasi
Dalam audiensi sebelumnya, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, telah memberikan komitmennya dengan menginstruksikan Komisi II untuk mengawal persoalan ini ke dinas terkait.
Senada dengan hal tersebut, pihak DBMSDA juga menyatakan komitmennya untuk memberikan solusi komprehensif pada tahun anggaran 2026 ini.
"Kami butuh solusi konkret dan menyeluruh dalam waktu dekat. Jangan lagi ada pengerjaan setengah-setengah yang tidak menyelesaikan masalah inti. Kami lelah terus dilanda banjir selama beberapa tahun terakhir," tegas Faigiziduhu Ndruru perwakilan warga.
Idi Susantor Kepala DBMSDA, Kota Bekasi, melalui Suyono ketua tim Bidang Sumber Daya Air dan Proteksi Banjir, DBMSDA Kota Bekasi menyatakan bahwa anggaran yang disiapkan oleh Kepala DBMSDA Kota Bekasi adalah sebesar Rp1 miliar.
"Pak Kadis menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar," kata Suyono dihadapan 3 orang perwakilan warga yakni Faigiziduhu Ndruru, Pras dan Riyano, pada Jum'at (27/2/2026).