Jayapura, NAWACITApost.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini hadir di Bumi Cenderawasih untuk memastikan penanganan dampak bencana berjalan efektif dan para penyintas mendapatkan bantuan bencana gempa bumi yang melanda Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Gempa bumi berkekuatan 5,4 magnitudo, dipicu adanya aktivitas sesar aktif itu menelan empat korban jiwa, dan menyebabkan setidaknya 1.006 KK terdampak atau 2.500 jiwa mengungsi. Salah satu yang turut merasakan dampak akan hal ini yaitu anak-anak.
Anak-anak juga tak pernah luput dari perhatian Mensos Risma tatkala menyambangi posko pengungsian bencana. Di empat posko pengungsian di Jayapura, Mensos tak lupa menengok kondisi anak-anak di posko Layanan Dukungan Psikososial (LDP).
Keempat posko LDP yang disambangi Mensos yakni posko lapangan samping gedung BTN di Numbay, Jayapura Selatan, posko Lapangan Bhayangkari, Dinas Sosial Provinsi, dan Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P&P) Provinsi Papua di Tanjung Ria, Jayapura Utara.
-
Di hadapan anak-anak, Mensos mengajak mereka bergembira dengan melantunkan lagu edukasi gempa. Riuh rendah tawa dan gerak lincah mereka mewarnai suasana tenda merah putih di tengah terik cuaca Jayapura.
Mantan orang nomor satu di Surabaya itu juga membagikan paket makanan dan mainan anak. Dia memastikan seluruh anak mendapat bagiannya masing-masing langsung dari uluran tangannya.
"Terima kasih ibu, terima kasih ibu, terima kasih kami ucapkan," ucap anak-anak dengan nada dan irama serempak usai dihibur Mensos Risma.
LDP ini merupakan intervensi yang diberikan Kemensos melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam (PSKBSNA) berupa rekreasional bagi anak-anak di pengungsian dan pendampingan kepada kelompok rentan dan ahli waris.
Selain santunan ahli waris dan LDP, Kemensos juga telah mendirikan dapur umum yang beroperasi sejak Kamis (9/2) dan telah memproduksi kurang lebih 16.000 nasi bungkus per hari yang didistribusikan bagi para penyintas di wilayah Jayapura.