Kamis, 4 Juni 2026

Kemensos Berikan Penanganan dan Bantuan Kepada 7 Anak Korban Kekerasan Seksual di Banyuwangi

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Selasa, 14 Februari 2023 | 11:35 WIB
Kemensos Berikan Penanganan dan Bantuan Kepada 7 Anak Korban Kekerasan Seksual di Banyuwangi
Kemensos Berikan Penanganan dan Bantuan Kepada 7 Anak Korban Kekerasan Seksual di Banyuwangi

Banyuwangi, NAWACITApost.com Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan penanganan dan memberikan bantuan kepada 7 (tujuh) anak yang mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh kepala sekolah yang juga guru tahfidz di Kabupaten Banyuwangi.

“Kami telah memberikan konseling dan dukungan psikososial kepada korban. Tim Kemensos juga memberikan hipnoterapi dan stabilisasi emosi. Kepada orangtua, tim memberikan konseling dan peningkatan pengetahuan terkait pola asuh kepada anak,” ujar Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kanya Eka Santi.

Atas arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, tim Kemensos juga berkoordinasi dengan penegak hukum memastikan pelaku menerima sanksi setimpal.

Adapun tujuh korban tersebut yaitu santri binaaan pelaku yakni J (14), R (14), K (9), Khs (12), A (9), V (14), dan S (12). Atas tindakan tidak beradab tersebut, pelaku terancam dijerat dengan hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga menjadi 20 tahun.

-


Secara umum korban tumbuh dari keluarga kurang mampu. Orangtua J berjualan es krim keliling kampung, dan ibunya menjadi TKW di Singapura. Ayah A buruh tani menggarap sawah di lahan milik orang lain. Adapun V, ayah dan ibunya bercerai. V lebih banyak diasuh oleh neneknya.

Kanya mengungkapkan, Kemensos menyerahkan bantuan kepada keluarga berupa bantuan sembako (beras, minyak goreng, telur, teh), nutrisi (susu, madu, biskuit). Bantuan perlengkapan kebersihan diri dan ADL (sabun mandi, shampo, pasta gigi, sikat gigi, sabun cuci piring, sabun cuci baju). Bantuan peralatan sekolah (sepatu, tas sekolah, tempat pinsil, alat tulis sekolah, buku tulis, buku gambar, buku mewarnai, pinsil warna).

Selain itu, Kemensos juga menyerahkan bantuan pemberdayaan kewirausahaan kepada keluarga J berupa modal usaha 10 ember es krim (8 liter/ember). Kepada keluarga A, Kemensos juga memberikan bantuan pemulihan ekonomi berupa pupuk non subsidi 3 karung (@50 kg).

Bantuan kewirausahaan diberikan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan orangtua korban. "Dengan bantuan kewirausahaan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan mereka," ujar Kanya.

-


Dalam pernyataannya Kanya menekankan, pelaku kekerasan anak banyak datang dari orang terdekat yakni ayah kandung, ayah tiri, kakek, paman, tetangga, pacar, guru, pengasuh, teman dari media sosial, dan orang asing.

Hasil telaah Kemensos juga menunjukkan, anak-anak kerap mengalami lebih dari satu tindak kekerasan. Periode kekerasan bisa berlangsung dalam kurun waktu tertentu dan bisa lebih dari satu tipe kekerasan baik langsung maupun secara online.

Oleh karena itu, sejalan dengan arahan Mensos, jajaran Kemensos memberikan perhatian penting terhadap tindakan hukum kepada pelaku.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini