Kamis, 4 Juni 2026

Gerak Cepat, Kemensos Tangani Pria Gangguan Jiwa yang Telah 6 Tahun Dipasung

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 13 Februari 2023 | 11:02 WIB
Gerak Cepat, Kemensos Tangani Pria Gangguan Jiwa yang Telah 6 Tahun Dipasung
Gerak Cepat, Kemensos Tangani Pria Gangguan Jiwa yang Telah 6 Tahun Dipasung

Manggarai Timur, NAWACITApost.com – Berdasarkan hasil asesmen, Kementerian Sosial (Kemensos) langsung melakukan koordinasi dengan Panti Rehabilitasi Jiwa Renceng Mose Ruteng untuk merujuk KH yang telah 6 tahun dipasung. Kesulitan ekonomi membuat KH (40) mengalami tekanan kejiwaan hingga sempat mencoba bunuh diri.

KH berhasil diselamatkan, namun sejak itu ia mengalami halusinasi dan terindikasi mengalami gangguan jiwa. Keluarga terpaksa memasung karena kondisinya yang agresif dan membahayakan orang lain.

Sementara itu, terkendala Panti Rehabilitasi Jiwa Renceng Mose Ruteng yang sudah penuh, untuk sementara KH dirawat di rumah dengan memberikan obat secara rutin selama 30 hari ke depan dan dipantau oleh pemerintah setempat. Obat ini berfungsi untuk menurunkan agresifitas sembari menunggu ketersediaan tempat di panti.

"Kemensos memastikan keluarga Agata tidak mengalami guncangan ekonomi berkepanjangan, yang akan berdampak pada munculnya permasalahan baru lagi. Hal-hal seperti kebutuhan dasar dipastikan pemenuhannya diantaranya kebutuhan pangan keluarga, pendidikan dan kesehatan. Sehingga menjadi penting agar keluarga memperoleh bantuan PKH & BPNT, " kata Nursyamsu, Plt. Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos.

Nursyamsu menambahkan bahwa perlu juga mengakseskan pada bantuan kesehatan seperti dukungan BPJS, serta bantuan dukungan pendidikan dari Kartu Indonesia Pintar (KIP). Pihaknya juga tentu akan memberi dukungan kewirausahaan untuk memastikan meningkatnya jumlah penghasilan.

Saat ini, Kementerian Sosial telah memastikan kebutuhan dasar KH terpenuhi dengan memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Bantuan tersebut berupa beras, telor, minyak goreng, mie telor hingga sabun.

-


Melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos dan Sentra Efata Kupang sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Kemensos melakukan pendampingan kepada keluarga. Pihak Kemensos bersama keluarga telah melakukan pembebasan pasung terhadap KH.

Kementerian Sosial juga memberikan pemberdayaan ekonomi kepada Agata (41) dengan menambah variasi produk dagangan. Barang tersebut diantaranya beras, minyak goreng, mie telor, telor, kopi biji, kacang brenabon, kacang hijau, bawang merah, garam halus dan garam kasar yang siap dijual di lapaknya.

Pemenuhan kebutuhan anak pun dilakukan dengan pemberian bantuan ATENSI berupa perlengkapan sekolah seperti tas sekolah, sepatu sekolah, seragam sekolah, buku tulis dan alat tulis untuk ke empat anaknya.

Ke depan, Kemensos akan terus mendampingi keluarga Agata. Kemensos akan berupaya membawa KH ke RSJ di Kupang. Setelah membaik, Kemensos akan memberi dukungan residensial di Sentra Efata Kupang. Di waktu yang bersamaam pula akan diberikan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar dan dukungan kewirausahaan bagi keluarga.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini