Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Tembok tanggul di laut pesisir Jakarta Utara mengalami keretakan yang mengakibatkan air laut merembes masuk melalui celah tembok.
Baca Juga: IK-CEPA Resmi Diimplementasikan, Mendag: Jalan Tol Perdagangan Indonesia-Korea Mulai Terbuka Luas
Dua tanggul laut yang retak yaitu Tanggul Laut Muara Baru dan Tanggul Muara Baru Proyek NCICD yang lokasinya berbeda di pesisir utara Jakarta.
Kebocoran tanggul ini terjadi di tengah-tengah potensi banjir rob yang mengancam pesisir utara Jakarta pada periode 3-10 Januari 2023.
Tanggul laut di Muara Baru sisi timur Jakarta Utara, dilaporkan mengalami keretakan sehingga membuat air laut dibaliknya memaksa keluar, sejak beberapa waktu lalu. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sumber Daya Air (DSDA) DKI Jakarta, Yusmada Faizal, mengkonfirmasinya sebagai rembesan.
“Kita lagi kerjasama, lagi bahas untuk menyempurnakan tanggul itu,” jelas dia.
Dijelaskan, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan melanjutkan pembangunan tanggul untuk mengantisipasi rob pada sejumlah titik di pesisir Jakarta Utara secara bertahap hingga 2027. Saat ini, kata dia, Pemprov DKI masih memiliki kewenangan membangun tanggul sepanjang 11 Km dari sisa 20,2 Km dengan Kementerian PUPR.
"Sedang berjalan sampai 2027 sehingga yang memang ada posisi rawan yang memang belum ditanggul," kata Heru.
Selanjutnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga sedang mengerjakan tanggul di pesisir utara Jakarta sampai 2024. Adapun kewenangan Kementerian PUPR untuk membangun tanggul sepanjang 9,1 kilometer.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebelumnya mengingatkan warga di pesisir utara Jakarta untuk mewaspadai potensi banjir rob yang terjadi pada periode 3-10 Januari 2023.
"Waspada banjir pesisir. Durasi: 03 Januari s.d 10 Januari 2023," tulis BPBD melalui unggahan di akun Instagram-nya, Minggu (1/1).
Berdasarkan informasi dari BMKG, BPBD menyebut bahwa ada fenomena bulan purnama (full moon) pada 6 Januari 2023 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.