Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Presiden Jokowi sudah memberikan sinyal kemungkinan adanya perombakan kabinet atau reshuffle kabinet. Hal ini disampaikan Jokowi usai meresmikan Bendungan di Kabupaten Bogor pada Jumat, (23/12/2022).
Baca Juga : Jokowi Ucapkan Selamat Hari Raya Natal : Semoga Kedamaian, Kebahagiaan, dan Cinta Kasih Senantiasa Memayungi Langkah Kita Semua
Presiden mengatakan bahwa reshuffle tersebut mungkin dilakukan, “Mungkin,” ujar Presiden Jokowi mengutip dari tayangan Youtube Tribunnews.
Namun ia tidak menyebutkan kapan reshuffle tersebut akan dilakukan, apakah akhir tahun 2022 atau awal 2023. “Ya nanti,” sambungnya.
Terkait adanya hal ini, setelah tidak lagi menjabat sebagai Panglima TNI, Jenderal Purn. Andika Perkasa disebut-sebut masuk dalam bursa calon menteri di Kabinet Jokowi-Maruf Amin. Namanya juga berpeluang masuk menggantikan menteri kader Partai NasDem yang disebut-sebut akan dicopot dalam reshuffle yang akan dilakukan oleh Presiden Jokowi dalam waktu dekat.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan Jokowi diperkirakan bakal mengganti sejumlah menteri yang merupakan kader Partai NasDem dari kabinetnya.
"Saya melihatnya siapa yang kemungkinan tersingkir, kalau reshuffle itu didasarkan mekanisme politik maka ya yang akan hilang jabatannya dari Nasdem. Nasdem punya tiga menteri apakah cuma dua ataukah tiga-tiganya itu tidak tau. Itu tergantung Jokowi," kata Ujang mengutip dari Tribunnews.com.
Dia memprediksi Jokowi akan menunjuk Andika Perkasa menjadi menteri. Nama itu menguat lantaran Andika sudah pensiun menjadi panglima TNI beberapa waktu lalu.
"Siapa yang nanti akan masuk? Saya sih melihat kalau Andika kemarin pensiun jadi panglima itu kemungkinan Andika masuk," kata dia.
Namun dia tidak bisa memprediksi lebih lanjut siapa sosok figur yang nantinya potensial ditunjuk Jokowi menjadi menteri.
"Kalau yang lain saya nggak tau yang akan masuk. Tapi itu urusan Jokowi. Biasanya bocoran itu kelihatan saat mendekati reshuffle tersebut," ungkapnya.
"Sekarang sih masih terus berjalan dan bergerak isu reshuffle tersebut. Soal siapa yang masuk ya Jokowi yang tau saya sekedar menganalisa," kata dia.