Karawang, NAWACITAPOST.COM - Pengamat Politik Universitas Singaperbangsa ( Unsika) Dr.Eka Yusuf mengatakan muscab partai Demokrat Karawang sudah berakhir dengan terpilihnya Pendi Anwar, yang menjabat sebagai Ketua DPRD Karawang, sebagai pemenang.
Pendi Anwar mengalahkan Cellica Nurrachadiana yang menjabat sebagai Bupati Karawang melalui pertarungan walaupun yang cukup alot.
Menurut hemat saya bahwa pada prinsipnya dalam setiap organisasi rotasi pergantian pemimpin suatu yang lumrah dan itu biasa.
" Saya melihat sebuah pergantian struktur partai di Demokrat Kabupaten Karawang terutama untuk Cellica Nurachdiana yang sering dipanggil Teh Celli, jangan di jadikan sebuah preseden buruk ,karena bagaimana juga Demokrat sebagai bagian atau rumah besar bagai kiprah teh Celli."
" Ini merupakan bagian perjalanan politik Teh Celli, ketika ditanya soal loyalitas Teh Celli jangan mengurangi loyalitas yang sudah beberapa tahun yang tertanam dipartai Demokrat" ungkapnya Dosen Universitas Singaperbangsa Unsika Karawang, kepada NAWACITAPOST,Kamis (28/7).
Meskipun demikian, kata Eka menang dan kalah suatu hal yang biasa didalam praktek Kepimpinan, Teh Celli harus legowo, ini bisa dilihat dari siap menerima keputusan apapun terlepas sejauh untuk kemaslahatan dan kemajuan organisasi politik.
"Bagi ketua DPC Partai Demokrat yang baru Pendi Anwar lebih gesit lagi untuk memajukan partai Demokrat bahkan harus menunjukkan lagi ke publik.
"Bahwa Pendi Anwar memimpin partai politik Demokrat jauh lebih baik lagi daripada teh Celli, sehingga perolehan suara dan menjulang kursi di DPRD, lebih meningkat" ujarnya.
Menurut Eka, kedua dua baik Teh Celli maupun Pendi Anwar , Teh Celli jangan patah semangat karena Partai Demokrat rumah atau wadah partai politik, yang sudah banyak menggembleng perjalanan politik teh Celli
"Kemudian Pendi Anwar harus bisa eksistensi punya power dan kekuatan untuk menambah perolehan suara di pemilu tahun 2024."
Ketika ditanya soal apakah ada penurunan kuantitas peroleh suara, ketika hengkang atau ditinggalkan teh Cellica,mungkin bisa ada, dan secara personal Teh Celli memiliki popularitas dan pengaruh besar terhadap partai Demokrat .
" Dan orang bisa membaca dan melihat partai Demokrat pasti ingat teh Celli, ingat teh Celli pasti ingat partai Demokrat." Jelasnya.
Lebih lanjut Eka akan berdampak terhadap penurunan suara apabila teh Celli keluar dari partai Demokrat. Itu pasti ada dampaknya.Tapi dampak bisa diminimalisir apabila Pendi Anwar lebih gesit dan tanginas untuk lebih meningkatkan suara terhadap pemilih tidak pengaruh secara signifikan. Meskipun keluar dari partai Demokrat.
"Saran saya Teh Celli jangan sampai keluar dari Partai Demokrat , karena apapun ceritanya Partai Demokrat yang telah membesarkan nama teh Celli, dan teh Celli juga membesarkan partai Demokrat di Karawang, dan dua dua saling terkait penting " imbuhnya.
Ia juga menjelaskan dengan terpilih Pendi Anwar harus di jaga konduktivitas kedepan, artinya Teh Celli harus legowo , ketika Pendi Anwar menjadi ketua DPC Partai Demokrat ini sebuah keberhasilan untuk menciptakan kader kader terbaik dipartai.
"Artinya ada regenerasi yang baik,bukan selama ini teh Celli tidak baik kurang baik , tetapi sudah baik ,cuma ditingkatkan kader partai baru terutama kader kader muda yang merupakan juniornya Teh Celli"
"Yang terpenting sekarang sedang naik serta ada puncak ,sehingga saya sarankan teh Celli harus legowo dan hal biasa dalam dinamika berorganisasi," Pungkasnya.
Nurjaya Bachtiar