Selasa, 2 Juni 2026

Kisah Ning Nida, Warga Trenggalek Juara 1 MHQ Internasional di Rusia

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Sabtu, 28 Mei 2022 | 17:35 WIB

Jakarta, NAWACITAPO ST.COM - Salah satu pengasuh pondok pesntren di Trenggalek, Jawa Timur, meraih juara satu ajang Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) tingkat internasional yang diselenggarakan di Kazan Republik Tatarsatan, Rusia.

Perempuan bernama Dewi Yukha Nidha Hafidzah (24), warga Desa Ngadisoko, Kecamatan Durenan, Trenggalek, tersebut kini menjadi perbincangan publik.

Pasalnya, Ning Nida, demikian dia biasa disapa, berhasil menjadi juara 1 di bidang hafalan Al Quran 30 juz dan mengalahkan juara 1 MHQ Dubai tahun 2019 lampau.

Kedatangan Ning Nida di Trenggalek disambut langsung oleh Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin di Pendopo Manggala Praja, Selasa (24/05/2022).

Bupati menjelaskan, prestasi Ning Nida merupakan kebanggaan karena salah satu warganya telah mengharumkan nama Trenggalek di kancah Internasional, yakni dalam bidang hafalan Al Quran.

“Yang membanggakan, nama Trenggalek mencuat di Internasional dan ini karena Al Quran. Jadi saya sangat terharu,” terang Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin di kawasan Pendopo Trenggalek, Selasa (24/5/2022)

Ning Nida mengaku, prestasinya tersebut bukan hanya karena hasil perjuangan dirinya.

Akan tetapi, hasil dari doa kedua orangtuanya, para guru, keluarga, serta para santri.

“Alhamdulillah, tentunya saya bersyukur dan bahagia. Hasil juara ini bukan dari perjuangan pribadi. Tapi juga berkat doa semuanya termasuk seluruh warga Trenggalek,” ujar Dewi Yukha Nidha Hafidzah di kawasan Pendopo Trenggalek usai disambut Bupati.

Dia menceritakan, untuk bisa mengikuti lomba di Rusia tersebut, Ning Nida harus menjuarai Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional yang resmi diadakan oleh pemerintah.

“Selanjutnya, ketika ada undangan pengiriman peserta untuk ajang tingkat Internasional, maka nama saya yang dipanggil Kemenag,” tutur Ning Nida.

Ning Nida juga menceritakan pengalamannya selama mengikuti lomba MHQ di Rusia. Warga masyarakat di Rusia dinilai ramah dan menyambut hangat para tamu.

“Yang tidak kalah penting, selama di Rusia adalah ilmunya. Karena kita dikoreksi oleh para syekh dan Mufti (Orang yang diberi wewenang untuk menghasilkan fatwa dengan cara ijtihad) dari berbagai negara. Ada dari Mesir, Turki, Arab Saudi, dan negara lain,” ujar Ning Nida.

Meski meraih juara 1 MHQ tingkat internasional, tidak lantas membuat Ning Nida berbangga diri. Kemenangan tersebut dinilai merupakan amanah karena menyangkut kitab suci Al Quran

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini