Kamis, 4 Juni 2026

Hari Santosa: Pemkot Surabaya Kurang Perhatikan Makam WR Soepratman

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Kamis, 17 Maret 2022 | 23:41 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Hari Santosa, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk lebih perhatikan tempat-tempat pariwisata, khususnya yang bertitel cagar budaya.

Hal ini tersampaikan menyikapi keluhan warga terkait bau menyengat di area Makam Pahlawan Nasional WR Soepratman di jalan Kenjeran Surabaya.

Bau menyengat disebabkan, sekira 10 meter dari lokasi cagar budaya tersebut terdapat depo sampah yang terlihat jorok.

"Kemarin memang sempat viral keluhan bau sampah menyengat, ocehan dari pengunjung makam WR Soepratman," Ungkap Hari Santosa ditemui di ruang kerja DPRD Surabaya, Kamis 17 Maret 2022.

" Kalau kita lihat lokasi, saya pikir harus secepat mungkin pemkot mencarikan tempat penampungan sampah yang jauh dari lokasi makam," Tambah Politisi Partai Nasdem tersebut.

-
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Hari Santosa

Menurutnya, penampungan sampah yang berjarak kisaran 10 meter dari makam, dinilai sangat tidak elok. Baik dari pemandangan maupun bau yang pasti mengganggu masyarakat yang ingin berziarah atau wisata disana.

"Setidaknya, kalau memang tetap dipakai untuk pembuangan sementara, ya dibuat tertutup," Cetus Hari.

Padahal kedepan, masih Hari, kemungkinan besar makam WR Soepratman akan di masukkan di dalam wisata cagar budaya. Sehingga di sekitar lokasi betul-betul harus bersih dari sampah, tidak seperti kondisi sekarang ini.

" Hal ini sudah lama disorot, seyogyanya Pemkot mencarikan tempat yang baru untuk penampungan sampah sementara, atau buatlah tempat yang tertutup, bak tertutup secara permanen seperti di Benowo, diberi minyak untuk mengurangi bau sampah, " Pintanya.

"Kalau tidak, jangan sampai sampah disitu dibiarkan berjam-jam, sampah harus cepat diangkut ke tempat pembuangan tetap." Tandas Hari.

Sebelumnya memang sempat diberitakan di beritakan beberapa media, salah seorang warga yang melontarkan kritik bau sampah karena ada tempat penampungan sampah di dekat Makam WR Soepratman.

Warga yang biasa dipanggil Bang Udin ini juga mengkritik Pemkot Surabaya yang belum menunjukkan kepedulian dengan makam WR Soepratman.

“Tempat sakral dan bersejarah ini harus bebas dari bau sampah,” kata Bang Udin, saat memperingati hari musik pada 9 Maret lalu di Makam WR Soepratman bersama Barisan Gotong Royong (BGR). (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini