Minggu, 19 Juli 2026

ANBK di Mentawai Jenjang SD Masih di Bawah 50 Persen

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Kamis, 6 Januari 2022 | 19:19 WIB

Mentawai, NAWACITAPOST - Capaian pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Kepulauan Mentawai baru bisa terlaksana di bawah 50 persen. Pasalnya, selain masih terkendala perangkat ANBK, sejumlah sekolah belum memiliki akses internet.

Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Mentawai, Oreste Sakeru, Kamis, (6/1/2022) siang membenarkan hal tersebut. Menurut dia, saat masih banyak jenjang sekolah pendidikan dasar yang belum bisa melaksanakan ANBK, karena terkendala perangkat dan akses internet tersebut. “Bagaimana pun, untuk pelaksanaan ANBK mesti didukung tiga hal, yakni, perangkat, internet dan listrik. Ketiga ini memang menjadi kendala kita di Mentawai. Adapun perangkat, tapi tidak ada internet sama saja. Begitu juga, ada perangkat dan internet, kalau tidak ada listrik juga tidak bisa,” ungkapnya.

Dalam menghadapi kendala tersebut pihaknya sudah menyurati kementrian pendidikan dan kebudayaan. Saat ini pihaknya tengah menunggu keputusan dari kementrian pendidikan terkait solusi dari persoalan pelajar sekolah dasar yang belum bisa sama sekali mengikuti ANKB tersebut.

Menurutnya Kepulauan Mentawai 133 sekolah dasar yang terdiri dari 127 sekolah dasar negeri dan 6 sekolah dasar swasta. Belum mampu mengikuti ANBK sekolah-sekolah yang berada di pedalaman dan jauh dari akses internet maupun listrik.

Sementara, untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hampir tidak ada kendala. Hal itu disebabkan gedung sekolah berada dekat dengan pusat ibukota Kecamatan dan gedung SMA yang sudah memiliki sarana ANBK.

“Untuk jenjang pendidikan SMP hampir tidak ada kendala. Karena kita dibantu oleh dinas Pendidikan Provinsi yang sudah lebih dulu memiliki perangkat untuk pelaksanaan ANBK,” ungkapnya.

Jumlah SMP di Kepulauan Mentawai mencapai 33 SMP yang terdiri 26 SMP Negeri dan 7 SMP swasta. Diakuinya, dari total SMP tersebut, sebagian masih menyelenggarakan ANBK secara offline, karena masih bisa meminjam perangkat.

Pihaknya berharap agar perangkat dan sarana internet serta tenaga listrik bisa mendukung pelaksanaan ANBK secara optimal di Kepulauan Mentawai. “Kita sudah sampaikan dan usulkan melalui Kominfo Kepulauan Mentawai untuk ketersediaan sarana tersebut. Karena, bagaimana pun, sistem pendidikan kita akan mengarah berbasis internet. Tentunya, juga mesti didukung ketiga perangkat tersebut,” pungkasnya. (Saohagolo)

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini