Kamis, 4 Juni 2026

Masalah Penolakan GKI Citraland, Yordan Batara Optimis ada Win Win Solution

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Selasa, 28 Desember 2021 | 19:36 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M Batara-Goa, mengaku sudah mendapat laporan dari GKI Citraland tentang penolakan itu sejak beberapa bulan yang lalu.


Hal ini disampaikan kepada Nawxitapost menanggapi adanya penolakan dari beberapa elemen masyarakat Lakarsantri terhadap rencana pembangunan Gedung Gereja tersebut.


Yordan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Tmur ini mengajak semua pihak untuk kembali kepada nilai nilai Pancasila.


“ Saya pun menyarankan agar masalah ini juga segera dilaporkan ke FKUB. Dan pada awal Oktober lalu, GKI Citraland sudah bersurat ke FKUB Surabaya," Ungkap anggota Dewan Jatim yang berangkat dari Dapil Kota Surabaya ini.


Menurutnya, FKUB sudah bekerja melakukan peninjauan ke lokasi dan saat ini juga sedang melakukan pendekatan ke tokoh agama setempat.


Ia juga menjelaskan bahwa sudah berkomunikasi  dengan banyak pihak termasuk Walikota dan Ketua FKUB. Bahkan bertemu langsung dengan anggota FKUB, Penatua GKI, Ketua RW, Ketua LPMK dan Camat untuk mencari solusi terhadap masalah tersebut.


Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu juga menekankan pentingnya solidaritas antar agama sebagai solusi terhadap keberatan pendirian rumah ibadah agama lain. “Kita tidak boleh grusa grusu. Mari kita beri kesempatan kepada FKUB, Bakesbangpol dan Camat yang sudah dan sedang melakukan tugasnya. Di sisi lain, mari kita sebagai warga masyarakat melakukan pendekatan dari hati ke hati kepada para tokoh agama seraya mendorong terwujudnya solidaritas antar agama sesuai Pancasila” ungkapnya secara yakin.


“Sebagai wakil rakyat, kami juga tidak tinggal diam. Kami akan terus berjuang melakukan pendekatan dengan semua pihak dan mengawal masalah ini sampai tuntas. Tidak hanya kasus GKI saja, namun juga perizinan rumah ibadah lain, baik di Surabaya maupun di wilayah lain di Jawa Timur. Dan tidak hanya satu agama saja, namun semua agama dan kepercayaan. Jadi kami berupaya masalah selesai tanpa membuat suasana menjadi keruh”, imbuhnya. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini