Jakarta, NAWACITAPOST - Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang mengggelar doa bersama dan tabur bunga bagi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Sabtu (11/09).
Doa bersama yang bertajuk #PrayforlapaskelasItangerang ini dilakukan di Aula Lapas Kupang. Doa lintas agama ini turut dihadiri oleh Kalapas Kupang dan jajaran Lapas Kupang. Dalam arahannya Kalapas Kelas IIA Kupang, Badarudin menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai rasa empati atas duka bagi korban meninggal dan luka yang timbul akibat kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang beberapa waktu lalu.
"Doa bersama dan tabur bunga ini merupakan rasa empati kami kepada WBP yang telah mendahului kita pada insiden di Lapas Tangerang kemarin. Dalam kesempatan ini, mari kita doakan saudara-saudara ktia agar mendapatkan rahmat dan amupnan dari Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, serta bagi keluarga korban agar selalu diberikan kekuatan oleh Tuhan," ujar Badarudin.
Lebih lanjut, sebagai upaya antisipasi dan pencegahan Kalapas juga meminta kepada WBP untuk selalu waspada dan meninggalkan perilaku-perilaku yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran seperti membuang punting rokok pada tempatnya, melakukan penyambungan-penyambungan listrik ilegal yang dapat membahayakan lingkungan dan Lapas pada umumnya.
“Listrik memang sangat berguna bagi manusia tetapi salah dalam penggunaannya maka dapat menimbulkan musibah bagi kita sendiri, Sejak saya bertugas di sini, saya sangat konsen terhadap hal-hal seperti listrik, karna saya tahu betul bahaya penyalahgunaan listrik. Untuk itu saya instruksi kepada semuanya agar jangan sekal-kali ada yang namanya pencurian arus listrik. Apalagi Lapas kita ini adalah Lapas tua yang dimana plafonnya menggunakan kayu, didukung dengan cuaca kita yang panas dapat menimbulkan musibah seperti kebakaran,” Jelas Kalapas.
Doa ini dipimpin oleh para pemuka agama baik dari protestan, islam maupun katolik. setelah doa bersama selesai dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga secara simbolis yang dilakukan oleh pemuka agama beserta jajaran Lapas Kupang untuk memberikan rasa belasungkawa bagi korban musibah kebakaran Lapas Tanggerang.
(Kornelius Wau)
Editor: Tiara Islami
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:32 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 13:26 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 15:47 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 07:51 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:10 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:53 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB