Temu ramah yang di adakan di aula auditorium lantai 3 kantor bupati, Kadis Kominfo Kabupaten Pelalawan, Hendry Gunawan membuka temu ramah dengan menjelaskan tujuan temu ramah tersebut bersama insan pers. "Tujuan temu ramah tersebut diadakan untuk sharing dengan insan pers dengan bupati dan wakil bupati pelalawan dalam menangani kasus Covid-19," jelasnya
Tampak Pada acara tersebut, Bupati Pelalawan menggunakan baju merah dengan sarung di lehernya sebagai ciri khas beliau. Giat ramah tamah yang di hadiri oleh 6 organisasi wartawan yang ada di kabupaten Pelalawan, tampak hadir pada kesempatan tersebut adalah perwakilan dari IPJI, PPWI, PJI, PWI dan ATAP.
Baca Juga : Siap Bangun “Open Camp”, Plt Kadivpas Pekerjakan Mantan Narapidana Lapas Sintang
Dalam kesempatan tersebut persatuan wartawan Indonesia (PWI), mendapat kesempatan untuk menyampaikan kata sambutannya. Bung Zulham mengatakan bahwa wartawan bekerja dengan profesional karena sesuai dengan kode etik.
"wartawan bekerja sangat profesional karena wartawan bekerja sesuai dengan kode etik jurnalis dan di lindungi oleh UUD Pers No 40 tahun 1999," tuturnya.
Baca Juga : Jaga Kebugaran Tubuh, Seluruh Jajaran Kanwil Kemenkumham Sumut Lakukan Senam Pagi
Dalam kesempatan tersebut Bupati Pelalawan menyapa semua wartawan yang tergabung di beberapa organisasi yang ada di kabupaten Pelalawan, dalam kata sambutannya beliau menjelaskan bahwa pemerintah Pelalawan demokratis dan membutuhkan media untuk mempublikasikan kegiatan atau program dari Pemerintahan Pelalawan.
"pemerintah Pelalawan tidak anti kritik dan pemerintah kabupaten sangat membutuhkan media dalam mempublikasikan kegiatan atau program yang akan di laksanakan oleh pemerintah kabupaten Pelalawan, pemerintah kabupaten Pelalawan berupaya untuk memajukan kabupaten Pelalawan dengan bantuan para media" tuturnya.
Mengakhiri sambutan, Bupati Pelalawan mengajak wartawan untuk mengedukasi masyarakat mengenai covid-19.
Sesi dialog atau tanya jawab juga diberikan kepada wartawan yang hadir, ada beberapa perwakilan media yang bertanya tentang keluh kesah wartawan selama melakukan tugas nya, wartawan yang bernama Edward pangaribuan, menyinggung mengenai keikutsertaan wartawan dalam kegiatan bupati.
"agar setiap kegiatan Bupati Pelalawan, wartawan turut hadir untuk meliput dan terjun langsung kelapangan bersama pak bupati" jelas Edward.
Kemudian wartawan lain, Isar sekaligus penasehat PWI, bertanya soal media center, "media center kabupaten Pelalawan kok ngak pernah nampak". Menanggapi hal itu, kadis Kominfo memberi respon bahwa media Center Pelalawan masih ada namun dialih fungsikan sebagai ruang isolasi Covid-19.
"media Center Pelalawan masih ada pak tapi sekarang digunakan sebagai ruangan covid-19, tetap berita pelalawan selalu di rilis di media center yang sekarang jadi ruangan covid-19 " tutur Kadis Kominfo.
Dalam agenda tersebut beliau berpesan agar semua awak media yang tergabung di organisasi wartawan untuk membantu mempublikasikan program pemerintah kabupaten Pelalawan mengenai penghijauan dan observasi taman nasional teso nilo (TNTN).
(Reporter : Junius Zalukhu)
Simak informasi menarik lainnya di YouTube kami !