Surabaya NAWACITAPOST – Panitia khusus penggabungan Kelurahan Perak Utara dan Perak Timur di Kecamatan Pabean Cantian terus berlanjut. Setelah beberapa kali digelar rapat koordinasi bersama pihak pihak terkait, hari ini Rabu 3 Agustus 2021, giliran jajaran komisi A DPRD kota Surabaya melakukan peninjauan langsung ke lokasi ke kecamatan Pabean Cantikan untuk mengetahui kesiapannya.
Komisi A yang diwakili oleh Ketua Pertiwi Ayu Krishna dan sekretaris Budi Leksono merasa terobosan penggabungan kelurahan adalah ide yang bagus untuk efisiensi pelayanan pemerintah kota kepada warga, dan juga sebagai upaya efisiensi anggaran APBD.
“ Hingga kemarin (Senin, 2 Agustus 2021, red) Kita sudah 3 kali pertemuan membahas penggabungan Kelurahan Perak Utara dan Perak Timur, tapi tetap berada di kecamatan Pabean Cantikan,” terang Ayu sapaan ketua komisi A, disela tinjauannya di kantor kecamatan Pabean Cantikan, Selasa 3 Agustus 2021.
Pada dasarnya, tambah Ayu, Pansus menyetujui semua dan tinggal penekanan kepada Pemerintah Kota untuk urusan administrasi yang pastinya berdampak di masyarakat dan pelaku bisnis di kedua wilayah ini.
" Intinya tinggal urusan administrasi," ujar Pilitisi partai Golkar ini.
Senada dengan rekannya di komisi A, Sekretaris komisi yang juga diadaulat menjadi sekretaris pansus, Budi Leksono menjelaskan bahwa sosialisasi rencana penggabungan kelurahan perak utara dan perak timur sudah merata dilakukan. Usulan-usulan juga sudah tercover khususnya terkait tempat usaha di kawasan ini.
" Kalau kita ngomong pelabuhan, tidak akan jauh dari tempat usaha. Kita sudah mengundang beberapa asosiasi dan mereka tidak keberatan. Tapi mereka berharap diberikan kemudahan dalam pengurusan perijinan," ungkap kaji Budi sapaan akrabnya.
Seiring dengan itu, ia juga secara intens mengingatkan pak camat dalam pengurusan ijin. Karena dipastikan setiap tahun pengusaha berkewajiban melaporkan dan memperbarui ijin usahanya.
" Harapannya jangan ada pungli atau hal-hal yang tidak sesuai sehingga menjadi keberatan atau permasalahan," tegas Budi Leksono.
Pada prinsipnya, Politisi PDI Perjuangan ini berharap semua yang dilakukan tidak menyusahkan warga dan berjalan sesuai hasil keputusan rapat.
Sementara Camat Pabean Cantikan Dewanto kusumo legowo menjelaskan terkait persiapan, baik sosialisasi maupun penelitian sudah dilakukan sejak 2018 sampai 2020, dan tahun 2021 ini sudah masuk tahapan finishing.
" Untuk persiapan gedung, sudah ada tempat dan desainnya. Tinggal eksekusi, pembersihan lokasi dan pembangunannya," ungkap camat yang berkantor di jalan Teluk Sampit No. 2-A Surabaya ini.
Untuk kebutuhan masyarakat berkenaan dengan perubahan data kependukukan dan KTP, Dewanto mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas kependudukan kota Surabaya.
" Rencananya kita akan minta tolong kepada RT untuk melakukan plotting di warganya. KK (Kartu keluarga, red) cukup dikumpulkan di RT kemudian akan disetorkan ke kelurahan. Motornya adalah para ketua RW, dari kelurahan kemudian akan disampaikan ke kami (Kecamatan, red) untuk updating alamat maupun RT/RW nya yang pasti akan berubah," terang camat Dewanto.
Setelah dicetak, kembali akan diserahkan kepada para RT untuk dibagikan ke warga. Demikian juga untuk pergantian KTP.