Surabaya NAWACITAPOST - Komando Armada (Koarmada) II bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar vaksinasi massal pada Kamis dan Jumat 29-30 Juli 2021. Vaksinasi yang digelar di lapangan Thor Gelora Pancasila ini menyasar warga yang tinggal ditiga wilayah Kecamatan yakni Wonokromo, Sawahan, dan Dukuh Pakis.
Wakil ketua DPRD kota Surabaya Reni Astuti secara umum mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi massal berjalan tertib dan rapi, mengalir dan tidak ada kerumunan. Tidak ada penumpukan karena memang awalnya di skema hanya untuk tiga kecamatan dengan undangan yang disampaikan.
" Dari awal, yang datang memang hanya yang bawa undangan dari tiga kecamatan. Tapi setelah dilihat dan dipantau, jumlahnya masih dirasa perlu dioptimalkan lagi karena target hari ini 12.500 besok 12.500 sehingga total 25 ribu," ujar Reni Astuti saat di temui media disela giatnya meninjau vaksinasi massal di lapangan Thor Gelora Pancasila Surabaya, Kamis 29 Juli 2021 siang.
Baca Juga :
Vaksinasi Massal di GOR Surabaya Lancar, Reni Astuti: “Warga Antusias dan Tertib, Suwun Rek”
Covid Surabaya Melonjak, Reni Astuti “Gercep” Gali Informasi di Tiga Kelurahan
Maka dari itu, siang ini memang sengaja dibuka untuk umum. " Siapapun warga kota surabaya di luar tiga kecamatan tadi yang sekiranya berkenan untuk ikut vaksinasi ditempat ini, dipersilahkan langsung datang," imbaunya.
Untuk besok, Reni berharap, mudah-mudahan suasana tetap kondusif. Tapi kalau sekiranya ada warga yang memilih untuk vaksinasi di wilayah setempat, seperti di puskesmas atau mungkin ada RW yang menyelenggarakan secara komunitas, sebagai pimpinan dewan Reni juga mempersilahkan.
Saat ini, menurut politisi PKS ini, warga kota surabaya punya banyak pilihan dimana dia merasa nyaman untuk melakukan vaksinasi. " Yang jelas kita terus sampaikan ke teman-teman pemerintah kota, termasuk kepala dinas kesehatan agar pelaksanaan vaksinasi dilakukan perbaikan-perbaikan," ucapnya.
Sepeti hari ini, walaupun sifatnya massal tapi berjalan kondusif, lancar dan tidak ada antrian.
Reni menceritakan, ada salah satu warga yang berprofesi sebagai pedagang di rumahnya. Ia sempat kesulitan ketika mau vaksin. Selain takut antrian yang panjang, ia juga kesulitan informasi mengenai tempat vaksin. " Bersyukur, saat ini ia mendapat informasi dan memanfaatkannya. Tadi saya tanya, apakah antri, ternyata tidak karena langsung dilayani," kata Reni menirukan ucapan warga yang tinggal di daerah kembang kuning tersebut.
Ditanya terkait ketersedian stock vaksin, Reni mengakui bahwa kemarin (Rabu, red) sempat kekurangan. Itu menunjukkan bahwa penggunaan vaksin sangat cepat tersampaikan ke masyarakat.
" Ini yang saya kira Dinkes terus menghitung, utamanya untuk vaksin tahap kedua nanti," katanya kembali.
Baca juga :
Lambatnya Penanganan Jenazah Covid, Pimpinan Dewan : Ini Membahayakan !
Pimpinan Dewan Sayangkan Call Center PPDB Surabaya hanya untuk “Pantes-Pantesan”
Tinjau Lokasi Penyekatan di Suramadu, Pimpinan Dewan Apresiasi Dukungan Masyarakat
Tahapan vaksin kedua sudah ditentukan, ketika masuk dalam deadline atau batasan waktu yang ada, Reni berharap jangan sampai vaksin tidak tersedia. Dan kalaupun belum tersedia, harus diinformasikan kepada warga yang sudah masuk di jadwal, supaya tidak nerves. Yang harusnya hari itu dijadwal vaksin tapi tidak jadi. Maka dari itu sosialisasi dan edukasi harus terus tersampaikan. Apakah memang masih optimal apabila vaksin tidak diberikan sesuai tanggal.
" Ini yang saya kira harus disampaikan. Mudah-mudahan saja stok vaksin ini sesuai dengan kebutuhan warga surabaya, sehingga segera dapat diterima," tandasnya.
Sementara itu, Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto menjelaskan bahwa saat ini adalah dalam rangka bahu-membahu menyelesaikan permasalahan yang ada.
" Jangan ada yang berjalan sendiri-sendiri, disini hadir seluruh pejabat di seluruh jatim memerangi covid 19," terang Pangkoarmada II.
Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada walikota yang mengizinkan lapangan thor sebagai tempat vaksinasi selama dua hari ini. Juga kepada Gubernur Jatim dan seluruh masyarakat surabaya yang mendukung pelaksanaan vaksinasi dalam rangka terhindar dari covid-19.