Jakarta, NAWACITAPOST - 76 Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Cibabad, Cimahi terkonfirmasi positif Covid-19, jumlah yang tidak sedikit ini hanya dalam waktu sepekan. Langkah yang ditempuh pihaknya yakni merekrut relawan baik dokter, perawat, dan kategori lainnya untuk diperbantukan di rumah sakit agar mengefektifkan penanganan.
Nakes yang terkonfirmasi positif COVID-19 mayoritas tidak bergejala dan hanya menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Namun beberapa dirawat di rumah sakit karena menunjukkan gejala.
“Tenaga kesehatan kami yang sudah terpapar (COVID-19) sekitar 76 orang. Ada 3 orang yang dirawat di rumah sakit dan 1 di pusat isolasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jabar. Tapi sisanya isolasi mandiri," tutur Direktur Utama RSUD Cibabat Sukwanto Gamalyono kepada wartawan, Sabtu (26/6/2021)
Tentunya dengan kondisi demikian pihak RSUD tidak mampu mengoptimalkan perawatan pasien Covid-19 dengan keterbatasan tenaga medis dan perawat.
Kebijakan yang ditempuh pihak RSUD saat ini adalah dengan merekrut tenaga medis seperti dokter, perawat, dan posisi lain yang dapat diperbantukan untuk mengoptimalkan perawatan.
"Kekuatan kita berkurang sangat besar, karena itu tadi banyak nakes yang terpapar. Makanya kami merekrut sukarelawan dan sudah ada beberapa yang mulai bertugas. Tapi sampai saat ini kami masih kekurangan," tegasnya.