Foto : Swab Antigen Ops. Yustisi
Walikota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, SE (Aaf) yang memimpin kegiatan ini mengatakan. Pada hari ini malam Minggu digelar kembali kegiatan rutin operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada malam hari dengan sasaran Exit Tol, masyarakat dan tempat kerumunan. “Hasil kegiatan masih dijumpai warga yang tidak memakai masker. Kali ini masih ditemukan beberapa orang yang melanggar,” katanya.
-
Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto SIk.SH.MH. menambahkan. Adanya pelanggar protokol kesehatan merupakan salah satu bukti masyarakat belum sepenuhnya tertib. Padahal, protokol kesehatan sangat penting dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19. “Kita akan terus lakukan operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan bersama instansi terkait. Tujuannya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid 19,” pungkasnya.
-
Ops. Yustisi dihadiri juga oleh Komandan Kodim 0710/ Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan, SIP., Kasat Pol PP, Kepala BPBD kota Pekalongan, PJU Polres Pekalongan Kota dan personil gabungan TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dishub (Dinas Perhubungan) dan Dinkes (Dinas Kesehatan). Dari pantauan di beberapa titik penyekatan terhadap bus dari luar kota yang akan masuk Kota Pekalongan di Exit Tol. Memutarbalikkan bus dari luar kota 5 bus dan melakukan pemeriksaan Swab Antigen sebanyak 21 orang, hasil keseluruhan negatif.
-
Lalu di tempat keramaian makam Sapuro Pekalongan Barat, dilakukan pemeriksaan Swab Antigen sebanyak 35 orang. Yakni dengan hasil 30 orang negatif dan 5 orang reaktif. Pihak Alun - Alun Pekalongan Timur pun turut melakukan pemeriksaan Swab 25 orang. Yakni dengan hasil 24 negatif dan 1 orang reaktif. Selanjutnya dari yang terkonfirmasi reaktif akan ditindaklanjuti Dinkes untuk dilakukan Swab PCR. 1 orang warga Batang dijemput menggunakan ambulan Dinkes Batang. (Humas Polres Purbalingga/Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)