BACA JUGA: Hilarius Duha dan Firman Giawa Resmi Kepala Daerah Nias Selatan, Pegiat Organisasi Minta Fokus Isu Besar
“Sementara penyelidikan tentang itu karena selama ini mereka sama - sama memberitakan hal - hal yang tidak benar tentang Papua. Yang bersangkutan (Viktor Yeimo) ini ambil data dari KNPB. Kemudian dibagikan kepada Veronika Koman yang berada di Australia sana. Jadi dia ini seperti penyuplai data bagi Veronika Koman,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri di Kota Jayapura, pada (11/05/2021) pagi.
BACA JUGA: Seorang Pria Ngamuk Bawa Pisau dan Gigit ASN di Dinas Pendidikan Nias Selatan
Selain memeriksa hubungan antara Viktor Yeimo dan Veronika Koman, penyidik juga memeriksa penyuplai aliran dana bagi KNPB. “Kita akan periksa aliran dana untuk organisasi ini (KNPB). Termasuk aksi mereka di kantor gubernur Papua tahun 2019 lalu. Kita dalami aliran dananya dari siapa,” tandas Kapolda. Sebelumnya, Juru Bicara KNPB Viktor Yeimo ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kerusuhan di Kota Jayapura pada 2019 lalu. Selain itu, dia juga dijerat beberapa kasus lainnya seperti ITE, propaganda dan kasus makar. (Dian Humas Polri/Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)