Kamis, 4 Juni 2026

Ubah Budaya Kerja, Gedung Pelayanan Publik dan Peta Digital Investasi Terintegrasi Diresmikan

Photo Author
Ayu Yulia Yang, Nawacita Post
- Senin, 16 November 2020 | 22:06 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Gedung Pelayanan Publik dan Prototipe Peta Digital Investasi Terintegrasi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) baru saja diresmikan. Dua terobosan itu diharapkan menjadi momentum perubahan budaya kerja. Peresmian dilakukan oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Diah Natalisa secara virtual, pada (16/11/2020).

BACA JUGA: Cantik Mempesona Istri Mensos Juliari Bak Bidadari Suka Berbagi

“Ini adalah wujud perubahan budaya kerja, yang memangkas birokrasi yang berbelit dalam memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada publik,” ujar Diah dalam sambutannya. Diah mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Musi Banyuasin. Menurutnya, langkah ini adalah salah satu upaya merebut kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah melalui transformasi kinerja dan pelayanan yang lebih baik.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Kedepannya, Diah berharap gedung pelayanan publik dan peta digital investasi terus dikembangkan, disebarluaskan, dan melibatkan peran masyarakat. “Banyak program dan aplikasi baru yang memadukan teknologi, kebijakan publik, dan unsur adat lokal untuk menjawab kebutuhan masyarakat setempat,” ujar Diah. Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjelaskan. Gedung Pelayanan Publik merupakan sarana yang harus dimiliki untuk memberi layanan nyaman dan aman. Termasuk bagi penyandang disabilitas.

BACA JUGA: Habib Rizieq Shihab dan Pendukungnya, Islamnya Bar Bar Dikecam Netizen?

Inovasi ini diharapkan dapat memudahkan para pelaku usaha untuk berinvestasi di Kabupaten Musi Banyuasin dan mampu memacu pertumbuhan ekonomi yang positif. Baik ditujukan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA). “Juga diharapkan dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan aktivitas penanaman modal dan terbuka lebar sebagai daerah dengan tujuan investasi,” jelas Dodi.

BACA JUGA: Habib Rizieq Siap Bertarung dengan Ahok untuk DKI 1, Anies Kemana?

Sementara Peta Digital Investasi menampilkan informasi potensi dan peluang investasi di Kabupaten Musi Banyuasin. Rencananya, inovasi tersebut akan diintegrasikan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kebijakan Satu Peta atau One Map Policy. Layanan tersebut dapat diakses secara daring oleh masyarakat, pelaku usaha, dan investor. Yang mana berminat menanamkan modal di Kabupaten Musi Banyuasin.

Foto : Diah Natalisa, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPANRB)

Sebagai kepala daerah, Dodi meminta jajarannya tidak cukup puas dengan ragam prestasi dan capaian. Dia juga berterima kasih kepada para pelaku usaha yang telah bekerja sama secara berkesinambungan. Sehingga para pelaku usaha mikro merasa terbantu dalam usahanya. “Karena masih banyak tantangan kedepan yang harus kita hadapi dalam mewujudkan Muba (Musi Banyuasin) Maju Berjaya 2022,” tutupnya. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Lonte Lebih Mulia Ketimbang Habib Rizieq Shihab?

Editor: Ayu Yulia Yang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini