Senin, 22 Juni 2026

Muhammadiyah Minta Pemerintah Sanksi Tegas Acara Rizieq Shihab

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Sabtu, 14 November 2020 | 18:08 WIB
NAWACITAPOST-  Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti meminta pemerintah berani menertibkan kerumunan jemaah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Abdul mengatakan pada Jumat (13/11). Pandemi Covid-19 masih berlangsung. Pemerintah juga harus tetap mengerahkan aparatnya untuk menjaga kedisiplinan protokol kesehatan di masyarakat. Aparatur pemerintah, khususnya Satgas Covid-19, seharusnya berani menegur dan menertibkan semua acara yang tidak mematuhi protokol, termasuk acara Habib Rizieq Shihab.

"Jangan dibiarkan Rizieq Shihab membuat keputusan sendiri," tegasnya.
Baca Juga : Kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia Banyak Melanggar Aturan PSBB DKI

Semua pihak harus patuh kepada protokol kesehatan. Mulai dari kegiatan pendidikan, perkantoran, keagamaan, hingga kegiatan lain yang mengumpulkan massa harus sesuai protokol pencegahan Covid-19. Dia berpesan kepada Rizieq Shihab untuk lebih bijak. Ia yakin Rizieq bisa memimpin jemaahnya untuk taat protokol kesehatan.

"Sebagai pemimpin umat, Habib Rizieq semestinya memberikan contoh agar dalam setiap kegiatan mematuhi protokol Covid-19 dan mengajak anggota FPI dan massa untuk menjadi warga yang baik," ucapnya.

Sebelumnya, Rizieq Shihab pulang dari Arab Saudi pada Selasa (10/11). Ia disambut ribuan pengikutnya yang memadati Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Meski baru pulang dari luar negeri, ia menolak karantina. Pada Rabu (11/11), bahkan Riziq ditemui langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Abdu melanjutkan kegiatan berdakwah meski harus karantina 14 hari. Hari ini, ia menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara itu dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria.

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini