Kamis, 4 Juni 2026

Otoritas Pelabuhan Kelas IV Gunungsitol Perketat Protokol Kesehatan, Ini Hasilnya

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Sabtu, 24 Oktober 2020 | 00:11 WIB
Gunungsitoli, NAWACITAPOST-Sejak bulan Maret tahun 2020 hingga sampai sekarang Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Gunungsitoli telah mendirikan Pos Pemeriksaan Protokoler Kesehatan  Pencegahan. Hal ini  sekaligus memutus mata rantai Covid 19 Kepada Penumpang Kapal Laut baik Kedatangan maupun Keberangkatan. Hal tersebut disampaikan Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Gunungsitoli, Merdi Loi 

Baca Juga : Penghina Adat Leluhur Nias Selatan Di Debat Paslon Dilaporkan Ke Polisi 


DILAKUKANNYA secara ketat dan humanis tanpa ada istilah kompromi kepada siapapun dengan melakukan Koordinasi, Kolaborasi, Sinergitas dan Kerja sama yang baik kepada seluruh Stakeholder termasuk kepada Satuan Gugus Penanganan Covid 19 di Kepulauan NiasSumatera Utara dalam Pengetatan Penumpang yang berlaku pada  21 September 2020 - 20 Oktober 2020.

Baca Juga : Penghina Adat Leluhur Nias Selatan Di Debat Paslon Dilaporkan Ke Polisi 



Petugas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Gunungsitoli tetap berpedoman pada pada ketentuan yang berlaku dalam memeriksa dokumen penumpang kapal laut baik yang kedatangan maupun Keberangkatan.

Hal  ini dilakukan guna mencegah dan memutus mata rantai Covid 19 dan sekaligus menegakan Peraturan Pengendalian Tranportasi Kepada seluruh operator kapal. Serta mewajibkan kepada seluruh kapal yang beroperasi di Pelabuhan Gunungsitoli untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Kemudian menyediakan tempat cuci tangan dan jarak penumpang diatas kapal.

Petugas Terkait Terapkan Protokol Kesehatan Ketat di Pelabuhan Gunungsitoli

Begitu juga diareal Pelabuhan itu, agar operator pelabuhan dalam hal ini Pelindo untuk dilakukan Penyemprotan disinfektan, dan  tempat cuci tangan setiap hari.

Tujuannya, mencegah dan memutus mata rantai Covid 19 bagi pengguna jasa pelabuhan  dan setiap hari oleh petugas kantor pelabuhan tersebut.  mengedukasi secara humanis guna mewajibkan kepada seluruh pengunjung Pelabuhan Gunungsitoli maupun penumpang kapal laut tetap memakai masker tanpa terkecuali.

Puji syukur hingga sampai saat ini belum ada penumpang kapal laut yang melewati Pelabuhan ini terpapar Covid 19. Kiranya keberhasilan ini dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan Pencegahan. Sekaligus memutus mata rantai Covid - 19.

Dukungan berbagai pihak dalam hal memutus mata rantai pandemi ini sangat diperlukian. Apalagi Pelabuhan di Gunungsitoli menerapkan satu pintu masuk dan keluar Kepulauan Nias.

Bahkan, seluruh pengguna jasa angkutan kapal laut untuk mematuhi Protokol Kesehatan secara ketat yang  intruksinya dai  Pemerintah Pusat melalui BPNB.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini