Namun, kedatangan Ronald Koeman mengubah nasib Suarez. Pelatih asal Belanda itu tak memasukkan Suarez ke dalam rencananya. Suarez kemudian gabung Atletico Madrid. Penjualan Suarez diklaim sebagai upaya Barcelona mengurangi pengeluaran gaji untuk meminimalisasi kerugian finansial akibat pandemi. Barcelona juga disebut-sebut ingin melakukan perombakan pada skuadnya setelah gagal total musim lalu.
Baca Juga : Bambang Brodjonegoro Resmikan Science Techno Park Unand
Bagaimanapun, Suarez merasa keputusan Barcelona untuk mendepaknya tak didasari alasan yang jelas. "Ada banyak kontradiksi, saya akan mencari solusi kalau masalahnya adalah finansial dan kalau persoalannya adalah masalah olahraga, saya bisa mengerti. Buat saya tidak jelas kenapa mereka mengambil keputusan itu,"" kata Suarez kepada nawacitapost.
Dia menduga Barcelona ingin menjauhkannya dari Messi. Dia merasa Barcelona tidak senang dengan hubungannya yang terlalu dekat dengan bintang asal Argentina itu."Saya kira mereka ingin menyingkirkan saya dari sisi Messi. Mungkin hubungan baik antara saya dan Leo membuat mereka kesal. Mungkin mereka tidak mau dia terlau dekat dengan saya. Saya tidak menemukan alasan yang menurut saya akan merugikan tim. Kami mencari satu sama lain terus-menerus di lapangan, tapi untuk kebaikan tim. Mungkin mereka ingin dia main dengan lebih banyak teman setim. Mungkin ada hubungannya dengan itu. Saya tidak bisa menemukan alasan lain untuk memisahkan kami karena kami sangat nyetel di lapangan,"(*).