Mendengar hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Riza Fahlevi mengaku terkejut. Pasalnya, disaat kegiatan belajar mengajar di sekolah dilakukan secara daring, tapi para pelajar justru memanfaatkan celah itu untuk ikut aksi unjuk rasa.
Ia mengaku kaget ditelepon Pak Kapolres, bahwa banyak pelajar yang ditangkap. Ini sangat disayangkan, mereka pakai baju sekolah turun ke jalan, padahal sekolah sedang libur. Menyikapi hal itu, ia mengancam jika ada pelajar yang ingin mengikuti demo untuk mengambil paket C dan sekolah di pinggiran.
Baca Juga : Jokowi : UU Cipta Kerja Permudah Ijin UMKM
Dia mengatakan pada, Jumat (9/10/2020). Kalau masih ada yang ikut (demo) ambil paket C saja. Silakan sekolah di pinggir Sumsel. Agar kejadian serupa tidak terulang, Riza juga mengimbau para orangtua agar lebih memperhatikan lagi anak-anaknya saat beraktivitas di rumah. Meski sempat kaget dengan ulah para pelajar itu, tapi ia mengaku bersyukur karena mereka dapat terlebih dahulu diamankan polisi sebelum ikut aksi unjuk rasa. Sehingga, mereka bisa terhindar dari aksi anarkis yang dilakukan sejumlah pendemo yang turun ke jalan. Beruntung anak-anak ini diamankan lebih dulu oleh polisi sebelum ikut demo. Kalau tidak, mereka bisa jadi korban atau pelaku kerusuhan.