Jumat, 5 Juni 2026

Wakil Ketua Dewan Penasihat Partai Hanura : SBY Tak Peduli Terhadap Perekonomian Indonesia

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Kamis, 24 September 2020 | 20:40 WIB
Jakarta,  - Wakil Ketua Dewan Penasihat Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menilai pernyataan mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla(JK) yang membandingkan gaya kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) sangat mengejutkan. Dia menyimpulkan bahwa SBY ketika menjabat presiden RI tidak peduli dengan perekonomian Indonesia. Dia mengatakan pada Kamis (24/9/2020).  Pernyataan JK tersebut sangat mengejutkan, ketika SBY memimpin negeri ini, dia tidak peduli terhadap perekonomian Indonesia, mangkanya diserahkan kepada JK, jangan-jangan juga ketika Boediono menjadi Wapres, masalah perekonomian pun diserahkan juga ke Wapres. Akibat ketidakpedulian SBY terhadap perekonomian Indonesia tersebut, berimbas kepada mangkraknya proyek Hambalang, mangkraknya proyek pembangkit listrik dalam program 35.000 Mega Watt. Kemudian, dia melanjutkan, berimbas juga kepada hancurnya maskapai Garuda dan Krakatau Steel akibat diprivatisasi. Isu mafia migas menjadi bukti ketidakpedulian SBY kepada perekonomian Indonesia. Kalau boleh tahu, apakah JK ikut-ikutan di rombongan mafia migas? Mudah-mudahan enggak ya.

-
Foto : JK Bersama SBY
Baca Juga : Pemprov DKI Jakarta Perpanjang PSBB Hingga 11 Oktober 2020

Sebelumnya , JK yang pernah menjadi wapres mendampingi SBY (2004-2009) dan Presiden Jokowi (2014-2019) mengungkapkan bahwa semua masalah ekonomi di era SBY diserahkan kepadanya. Sedangkan di era Jokowi, kata JK, semua hal dirapatkan. Hal itu dikatakan JK saat diwawancarai Helmy Yahya, yang tayangannya diunggah melalui channel YouTube Helmy Yahya Bicara.

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini