Jakarta, NAWACITAPOST – Terlaksana kegiatan pelatihan dan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi terampil bagi petugas dan warga binaan lapas (lembaga pemasyarakatan) kelas II B kabupaten Tebo tahun anggaran 2020. Bakal dilaksanakan pada 24 hingga 28 Agustus 2020. Pembukaan rangkaian kegiatan pelatihan dan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi terampil bagi petugas dan warga binaan lapas kelas II B kabupaten Tebo. Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi oleh Sarippudin, S.E., M.M selaku Kasi Pembinaaan Pendidikan Kegiatan Kerja mewakili kepala lapas Lebo. Didampingi oleh Muhammad selaku kepala Balai Latihan Kerja (BLK) kabupaten Muara Bungo, Taufik Akbar. S,T mewakili Kepala Balai Jasa Konstruksi. Dimaksudkan untuk melaksanakan tugas dan fungsi (tusi) Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW). Tak lain sebagai pengawasan dan pemberdayaan masyarakat jasa konstruksi di wilayah kerjanya. Tentunya agar dapat melakukan kerjasama pelatihan melalui skema - skema pembiayaan yang telah ditentukan. Kemudian juga bisa menciptakan calon tenaga kerja konstruksi terampil yang berkompeten dalam bidang jasa konstruksi. Sehingga dapat mencetak tenaga - tenaga konstruksi yang lebih baik.
BACA JUGA: Ketok Palu Tuhan, Permalukan Pembenci Ahok
Foto : Pelatihan dan Uji Sertifikasi Fokus Pengembangan SDM Petugas dan WBP
Kegiatan pelatihan merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Yang mana tentang peningkatan kapasitas bagi petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bidang jasa konstruksi. Yang mana ditandatangani oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yassona Hamonangan Laoly pada 27 Juli 2018 di lapas Nusa Kambangan. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat tenaga kerja konstruksi yang telah dilaksanakan pada tahun 2019 di lapas kabupaten Tebo. Dijelaskan oleh Sarippudin, S.E., M.M. Fokus pada pengembangan pemerintah pada sisi SDM (Sumber Daya Manusia) konstruksi melalui bimbingan teknis yang dilaksanakan oleh balai – balai jasa konstruksi wilayah. Bekerjasama dengan lapas kabupaten Tebo harus terus ditingkatkan. Agar infrastruktur yang dibangun tidak hanya Sent. Namun juga dibangun Delivered. Sehingga dapat dirasakan langsung dampak positifnya bagi masyarakat Indonesia. Pelatihan diikuti oleh 56 peserta. Adapun narasumbernya yaitu BLK kabupaten Muara Bungo dan instruktur lapas kabupaten Tebo. Ada pula catatan khusus yaitu Dayanaker masih dalam proses penginputan. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?
Editor: Ayu Yulia Yang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:32 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 13:26 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 15:47 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 07:51 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:10 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:53 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB