Sabtu, 18 Juli 2026

Pemuda Pemudi Dilakukan Peneguhan Sidi dan Baptis untuk Kelak Jadi Tonggak GNKP Indonesia

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Minggu, 16 Agustus 2020 | 19:38 WIB
Siak, NAWACITAPOST – Dalam suasana pandemi Covid 19, seluruh jemaat GNKP Indonesia Perawang  tetap mematuhi protokol kesehatan. Yaitu menggunakan masker, cuci tangan sebelum masuk tempat ibadah yang telah disediakan oleh panitia depan gereja, tes temperatur suhu dan mengatur jarak. Peneguhan Sidi, Baptisan Anak dan Perjamuan Kudus serta Sekretaris Jemaat Famaha Pardomuan  Zebua,SE menghimbau. Tak lain untuk tetap mengikuti maklumat protokol kesehatan. Ibadah terkesan berbeda dari ibadah - ibadah sebelumnya. Yang mana 16 Agustus 2020 ke 7 anak yang kini sudah beranjak remaja memakai baju serba putih. Pertanda mengikuti Peneguhan Sidi dan 3 orang yang dibaptis di Gereja Niha Keriso Protestan Indonesia (GNKP - Indonesia) jemaat Perawang, kecamatan Tualang kabupaten Siak. Adapun yang melakukan peneguhan sidi yakni Samuel Alamsyah Zebua, Darda Delaya Zebua, Andronikus Yedaya Zebua, Yulisman Ndruru, Yerni Laia, Ani Murni Giawa dan Ckarmila Daeli. Sedangkan yang dibaptis yakni Chael Abercio Zebua, Abdil Mallory Zai dan Christien Agreini Lawo.

BACA JUGA: Dr. Disiplin F. Manao, SH, MH Percaya Jodoh dari Tuhan Ketimbang Keinginan Manusia

Foto : pemuda pemudi yang akan dilakukan peneguhan sidi dan baptis

Seperti diketahui, Peneguhan Sidi adalah bagian dari pengakuan iman rasuli dalam gereja - gereja Protestan setelah melakukan Katekisasi. Katekisasi adalah pembinaan iman dalam gereja sesuai tradisi dan sejarah yang kuat. Seseorang juga bisa diteguhkan melalui Peneguhan Sidi oleh Pdt  Sokhizanolo Halawa STh, Pdt distrik 24 lewat upacara dan ibadah di hadapan seluruh sidang jemaat. Disampaikannya di Gereja GNKP - Indonesia Jemaat Perawang, jalan M. Ali Ujung kampung Maredan Barat kecamatan Tualang kabupaten Siak, 16 Agustus 2020. Sebagai pendeta bersyukur karena atas kasih dan karunianya Yesus. Berkenaan memimpin anak - anak sampai mengakui Yesus sebagai Tuhan dan juru selamatnya. GNKP - Indonesia jemaat Perawang  di tanah Lancang Kuning kabupaten Siak, Riau sudah melakukan grade sistem. Yang mana ditujukan untuk anak - anak sekolah Minggu. Berlaku di gereja jemaat Perawang GNKP – Indonesia.

BACA JUGA: Ulang Tahun Jokowi, Disiplin Manao Kagum Jokowi, Tidak Terpaku Protokol yang Sangat Kaku

-
Foto : suasana peneguhan sidi dan baptis

Sementara, kelas Alkitab diserahkan dalam mekanisme grade sistem. Anak – anak masuk di sekolah Katekisasi kurun waktu satu tahun dalam pengajaran iman. Lantaran demikian kurikulum sekolah Minggu dan grade sistemnya. Jadi anak - anak digembleng diberikan pembelajaran dan pembekalan iman dulu. Tentunya sebelum melakukan Peneguhan Sidi dalam satu tahun pengajaran iman. Sesudahnya diteguhkan di hadapan Tuhan dan disaksikan oleh ratusan warga jemaat yang hadir Minggu. Lalu dibaptis. Lantas akan menjadi warga jemaat yang sudah dewasa dan mandiri kegiatan gerejawi dalam rutinitasnya. Yakni berupa ibadah - ibadah. Seperti ibadah keluarga, sudah bisa diikutsertakan. Jadi anak - anak yang sudah melakukan jawab orang tuanya. Sementara sebagai gereja dan jemaat juga hamba Tuhan, baik dalam pelaksanaan sekolah Katekisasi sampai peneguhan, maka punya harapan. Bahwa bisa menjadi para pemuda pemudi yang tumbuh sebagai anak remaja yang mampu menjadi tonggak gereja GNKP – Indonesia. Terutama untuk sebuah masa depan dalam perubahan di kemudian hari. (Sokhiaro Halawa)

BACA JUGA: Dr. Disiplin F. Manao, SH. MH., Hakim Tinggi Dulunya Pernah Jadi Seorang Reporter

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini