Bupati Nias barat Faduhusi Daely mengatakan "Laporan tersebut telah saya terima dan hal ini kita sudah disposisikan kepada dinas pendidikan silahkan datang dan jumpai" tegasnya
Berdasarkan petunjuk bupati nias barat terkait laporan ahliwaris pertapakan tanah gedung sd n 076711 hiliwaele perwakilan dari ahliwaris mencoba menjumpai kepala dinas pendidikan pada hari rabu tanggal 05 agustus 2020 di ruang kerjanya dan berhasil di temui.
BACA JUGA : Kapolda Sumut : Fokus Dalam Upaya Pencegahan Munculnya Kelompok Radikal Ataupun Intoleran
Kepala dinas pendidikan,Borododo Gulo membenarkan bahwa "Bupati nias barat telah mendisposisikan kepada kami di dinas pendidikan terkait laporan perwakilan dari ahliwaris untuk melakukan/menyelidiki permasalahan ini secepatnya". Ungkap Kadis Pendidikan
Borododo Gulo mengatakan "Kita akan buat tim untuk datang langsung ke lapangan guna memastikan kebenaran laporan tersebut, tapi kita harus sabar dalam masalah ini karna butuh proses". Jelasnya kadis.
Menurut keterangan dari yang mewakili ahliwaris pertapakan sdn 076711 hiliwaele bukittinggi "Kita menjumpai bupati nias barat sekaligus kepala dinas pendidikan supaya ada kepastian hukum atas pertapakan tanah yang sudah dihibahkan orang tua kami kepada pemda" Harapnya
Menurut peninjauan awak media di lapangan hari kamis 06 agustus 2020, di samping gedung sd n 076711 hiliwaele, ada beberapa rumah warga yang telah di bangun, diduga laporan ahliwaris tersebut ada benarnya. Untuk itu diminta kepada pimpinan daerah kabupaten nias barat untuk menanggapi serius atas atas laporan tersebut. (Yr.H)