Menanggapi beberapa isu di tengah masyarakat atas oknum masyarakat yang mampu secara ekonomi dan yang sudah meninggal dunia masih terdaftar namanya dalam penerima bantuan yang bersumber dari dinas sosial kabupaten nias barat, secara khusus pada penerimaan bantuan dampak pandemi covid-19.
Kepala dinas sosial kabupaten nias barat, Ekoniomi Daeli menjelaskan bahwa "Sesungguhnya data yang kita gunakan di dinas sosial hingga saat ini adalah data yang lama, karna pada saat tejadinya pandemi covod-19 tidak sempat kita data ulang karna semua serba buru-buru", Terangnya
BACA JUGA : Memeriahkan HUT Perdana Puncak Gomo, Pengelola dan Panitia Pelaksana Mengadakan Event
selanjutnya Ia pun menepis tentang keluhan masyarakat yang tidak layak menerima bantuan "Data yang lama itu mungkin pada saat didata seseorang tidak layak secara ekonomi namun pada saat sekarang ekonominya sudah membaik bahkan ada yang masih hidup waktu di data namun sekarang sudah meninggal dunia" Pungkasnya
Ketika di tanya apa langkah yang di buat oleh dinas sosial kabupaten nias barat terkait isu yang beredar ini? Ianya menjelaskan "Kita akan data ulang bahkan pendataannya sudah hampir 75 desa di seluruh kabupaten nias barat kemungkinan besar minggu depan selesai pendataan". Ungkapnya
Melalui pemberitaan ini masyarakat nias barat mengharapkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia secara khusus di kabupaten nias barat. (Yr. H)