Minggu, 19 Juli 2026

Menteri Sosial Juliari P. Batubara Akui Belum Sempurna Distribusi Bantuan Sosial

Photo Author
Ayu Yulia Yang, Nawacita Post
- Jumat, 17 Juli 2020 | 16:01 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara atau disapa Juliari mengakui belum sempurna distribusi bantuan sosial (bansos). Memang ada beragam faktor yang menyebabkan adanya kendala dalam pendistribusian. Salah satunya kepala daerah. Meskipun memang sudah disediakan tenaga pendamping. Keduanya masih ada kurang interaktif dalam berkomunikasi. Namun, tetap akan mendorong optimisme dalam waktu dekat. Yang mana akan terwujud sesuai dengan harapan. Tentunya bansos yang diinginkan bisa merata menasional. Tidak hanya mengutamakan masyarakat kepulauan dan perbatasan. Bisa massif didalam kehidupan masyarakat. Tidak membedakan satu sama lain. Pasalnya negara memang punya tugas untuk kesejahteraan rakyat atau bangsanya.

BACA JUGA: Management Nawacitapost Silaturahmi Berdialog dengan Menteri Sosial Juliari P. Batubara

Foto : Mensos Juliari P. Batubara dengan Manajemen Nawacitapost (Faigiziduhu Ndruru selaku Komisaris Utama)

Demikian pula dilakukan Kemensos dalam pandemi Covid 19. Terutama disaat marak, sekitar Maret 2020, arahan Juliari, para staff Kementerian Sosial (Kemensos) langsung distribusi beberapa barang dibutuhkan. Berkenaan dengan upaya meminimalisir perluasan Covid 19. Tahap awalnya distribusi ke 112 kabupaten kota. Barang – barangnya adalah APD set, masker, hand sanitizera, hazmat dan sebagainya. Merupakan bentuk konkrit pro aktif Kemensos dalam meminimalisir perkembangan Covid 19.  Bahkan Mensos Juliari P. Batubara menyerahkan ribuan bantuan hazmat ke Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Erick Thohir. Artinya sensitif Kemensos begitu tinggi nilainya dalam Kemensos hadir. Dijelaskan oleh Viktor Siahaan selaku Kasubdit Penanganan Korban Bencana Sosial dan Politik, Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

-
Foto : Mensos Juliari P. Batubara dengan Manajemen Nawacitapost (Beesokhi Ndruru selaku Direktur)

Sementara Mensos Juliari P. Batubara pun menerangkan. Bansos adalah hubungan anrar manusia juga ada keterlibatan. Memerlukan pendataan yang valid untuk setiap pendistribusian bansos. Terlebih memang sudah diantisipasi sedari awal. Kemungkinan adanya komplain dan keluhan ketidakadilan. Apalagi kuantitasnya puluhan juta keluarga untuk diintervensi sektor ekonominya. Komplain dan keluhannya pun justru disampaikan melalui sosial media (sosmed) dan media publikasi pemberitaan. Oleh karenanya, berusaha menjadi seorang menteri yang tidak politis. Agar bisa bertindak adil dan berjiwa sosial kepada semua lapisan. Tidak ada sepertinya seseorang mau terlahir dalam kemiskinan. Tetapi memang pada kenyataannya diturunkan kemiskinannya. Sehingga harus benar dipotong kemiskinan yang diwariskan. Orang tua diintervensi untuk pendistribusian bansos. Baik berupa bantuan tetap, sekolah, gizi dan beberapa lainnya. Karena kemiskinan berkaitan erat dengan perbaikan gizi. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Jiwasraya Terungkap, Lawan Jokowi Dipermalukan, Terjadi Kala Pemerintahan SBY

-
Foto : Viktor Siahaan selaku Kasubdit Penanganan Korban Bencana Sosial dan Politik, Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial

Editor: Ayu Yulia Yang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini