BACA JUGA: Yasonna Maklum Tak Disukai, Utamakan Prinsip Kebaikan Bangsa dan Negara
Foto : Menpora Zainudin Amali
Kiprah Zainudin Amali tidak tanggung – tanggung. Pernah menjabat DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) sebanyak 4 kali. Sebelumnya pada tahun 2007, dirinya dianugerahi Penghargaan Konservasi Danau Limboto (Limboto Lake Conservation Award) untuk Kategori Prakarsa Konservasi. Dirinya menghabiskan masa bangku sekolah di Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara. Zainudin menyelesaikan pendidikan SMP dan SMA di Manado. Kemudian melanjutkan mulai Akademi Perbankan dan Akuntansi, STIE Swadaya, Universitas Prof. Dr. Moestopo hingga Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Lalu berkarir menjadi pengusaha yang berlanjut terjun di dunia perpolitikan. Dirinya sempat menjabat sebagai Komisaris dan Direktur di 5 perusahaan berbeda. Diantaranya PT Putra Mas, PT Wirabuana Dwi Jaya Persada, PT Gitrana Sendiko, PT Sura Terang Agung, PT Makmur Triagung dan PT Supra Dinakarya.
BACA JUGA: Makan Siang dan Arahan Menkumham Yasonna Laoly kepada Manajemen Nawacitapost
-
Jabatan yang disodorkan kepada Zainudin serasi dengan hobinya. Tidak sia – sia pula hijrah ke Jakarta. Dirinya merupakan sosok yang suka berolahraga. Deretan olahraga yang sering dilakukan adalah sepak bola, bulu tangkis, bola voli, tenis meja, golf, sepeda, lari dan renang. Memang kerap menyempatkan satu sampai dua jam untuk berolahraga. Tak lain untuk menjaga kebugarannya setelah menyelesaikan jam kerja. Zainudin merupakan seorang pria yang tidak memelihara kumis. Mengakhiri tren Menpora selalu berkumis dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Tradisi Menpora berkumis dimulai dari Adhyaksa Dault (21 Oktober 2004-20 Oktober 2009), Andi Alfian Mallarangeng (22 Oktober-7 Desember 2012), Roy Suryo (15 Januari 2013-20 Oktober 2014), dan Imam Nahrawi (27 Oktober 2014-19 September 2019). (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?