Kamis, 4 Juni 2026

Menjadi Percontohan, Kodam V/Brawaijaya Kunjungi Kampung Tangguh Simo Kalangan

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Kamis, 4 Juni 2020 | 12:07 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Memutus rantai penyebaran Covid-19 tidaklah mudah. Selain dari aspek kesehatan banyak hal yang tak kalah penting untuk dilakukan. Seperti yang telah dilakukan RW07 Kelurahan Simomulyo Sukomanunggal Surabaya yakni dengan membentuk Kampung Tangguh Semeru yang saat ini menjadi percontohan bagi kampung yang lain.


Pembentukan 'Kampung Tangguh Semeru' diprakarsai oleh Kodam V/Brawijaya dan di selaraskan dengan program Kampung Wani dari Pemkot Surabaya dengan membentuk beberapa Satuan Tugas dengan peranannya masing-masing. Antara lain Satgas Wani Jogo, Wani Sejahtera, Wani Sehat, bagian umum dan Pemakaman, ujar Magdalena ketua RW 07, disela giatnya.


Dicontohkan, hari ini menurut Magdalena ada kegiatan Rapid Test kepada Warga RW 07. Dan giat ini adalah bentuk koordinasi antara Satgas Wani Sehat dengan Puskesmas Simomulyo.


" Sebelum Rapid test dilakukan memang sempat ada rasa takut pada warga, namun dengan sosialisasi persuasif kami mampu mengumpulkan warga untuk dilakukan test. Hasil dari test tersebut akan ditindak lanjuti dengan Swab test apabila ada yang terindikasi Reaktiv Covid-19 dan dianjurkan isolasi secara mandiri atau isolasi ditempat yang sudah kami siapkan," ujarnya.


Pada kesempatan itu, Kampung Tangguh Semeru Simo kalangan juga mendapat kunjungan dari Kodam V/Brawijaya untuk melaksanakan pemantauan. Dalam hal ini, Kodam V yang diwakili Staf ahli Kol. Inf. Adam memberikan arahan-arahan kepada para Satgas agar Kampung Tangguh dapat berjalan seperti Protokol yang diharapkan.


Camat Sukomanunggal Lakoli yang hadir saat itu turut menjelaskan bahwa di tempatnya sudah ada 36 kampung tangguh dan di RW07 Simo Kalangan gang I ini menjadi percontohan bagi yang lain.


Sebagai percontohan Kampung RW 7 Kelurahan Simomulyo ini memang layak dikarenakan selain berada di dekat jalan raya, disini terdapat pasar yang menjadi pusat berkumpulnya banyak orang sehingga rawan terjadi penularan virus.


Support yang diberikan dari kecamatan, kata Lakoli hanyalah stimulan saja sekaligus melakukan pendampingan terus menerus karena targetnya jangka panjang dan tidak saja untuk Covid. Support yang lain tumbuh dari masyarakat.


" Masyarakat harus ada kemandirian di berbagai bidang. Ini sudah bagus, semua sudah terlibat terutama dengan melibatkan tokoh-tokoh. Tinggal  bagaimana kita menyampaikan kepada warga bahwa ini adalah dari mereka oleh mereka dan untuk mereka. Merekalah Garda terdepan sesungguhnya," pungkas Camat Lakoli.


Senada dengan itu, ketua Satgas Kampung Tangguh Semeru, M. Isroni mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak baik dari Polsek dan Camat Sukomanunggal maupun dari Kodam V/ Brawijaya yang selama ini telah mendukung dan memberi banyak wawasan sehingga dalam satu bulan terbentuknya Kampung Tangguh ini tidak ada kesulitan yang berarti.


Hadir pula dalam acara tersebut Kapolsek Sukomanunggal AKP. Cris bersama anggota Koramil 0830/05 Tandes dan jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara. (BNW)

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini