Kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp31 Miliar lebih.
Jika uang pengganti tidak dibayarkan, Dhendi terancam mendekam di balik jeruji besi hingga 16 tahun lamanya.
Ngerinya bayang-bayang hukuman yang menjerat mantan orang nomor satu di Pesawaran ini, kini menghantui internal Dinas Pendidikan. Apakah sang Kadis akan menyusul ke jeruji besi?
Kejari Pesawaran: "Masih Proses, Bang!"
Baca Juga: KDM Ajak Orangtua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Demi Kesehatan
Saat dikonfirmasi mengenai perkembangan penyelidikan panas ini, pihak kejaksaan tidak menampik bahwa bidikan mereka kini memang sedang mengarah ke Dinas Pendidikan.
Melalui pesan singkat seluler pada Kamis (16/7/2026), Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pesawaran, Fuat, memberikan jawaban singkat namun sarat sinyal penegasan.
"Kalau Dinas Pendidikan masih proses, Bang," tulis Fuat dingin.
Jawaban singkat ini seolah menjadi lonceng peringatan. Proses hukum sedang berjalan senyap, mengumpulkan bukti demi bukti dari setiap sudut ruang kerja Dinas Pendidikan. Jika bukti markup laptop Libera ini solid, maka pintu gerbang rumah tahanan dipastikan akan segera terbuka lebar untuk menyeret tersangka baru.
Kini, publik Pesawaran hanya tinggal menunggu waktu: Apakah laptop Libera akan menjadi penyelamat, atau justru menjadi tiket satu arah bagi "Ancha" untuk menyusul Dhendi dan Zainal Fikri ke balik jeruji besi?(AMRULLOH)
Artikel Terkait
Dramatis! Pertaruhkan Nasib Warga Kampung Belian, DPRD Kota Batam Gelar RDPU Skala Besar demi Keadilan Lahan
Gebrakan Parlemen Batam: Komisi IV DPRD Dorong Pariwisata Naik Kelas demi Dongkrak Ekonomi Rakyat!
Bukan Lagi Penonton di Tanah Sendiri: Membedah Cetak Biru Gerakan "Betawi Naik Kelas"
Breaking News: Nekat Melompat ke Laut Malam Buta, Pemudik Asal Adonara Hilang di Perairan Pulau Pemana
Kekuatan Baru di Bumi Khatulistiwa: Panglima Jilah Resmi Daulat Jadi Pelindung BRN Kalbar!